B Focus Economic

Berinvestasi Tak Perlu Khawatir Riba, BEI Sudah Hadirkan Investasi Berkonsep Ini

Zaman sekarang, metode syariah memang sudah sangat banyak yang diperkenalkan ke masyarakat.

Berinvestasi Tak Perlu Khawatir Riba, BEI Sudah Hadirkan Investasi Berkonsep Ini
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID - Zaman sekarang, metode syariah memang sudah sangat banyak yang diperkenalkan ke masyarakat.

Berawal dari bank-bank yang berkonsep syariah, tabungan syariah, hingga saham syariah.

Metode syariah ini hadir lantaran ada anggapan riba dalam bunga tabungan yang diperoleh dari pihak bank.

Apalagi saham, banyak orang beranggapan bermain saham sama saja seperti berjudi.

Namun, tidak perlu khawatir karena ada investasi saham syariah yang bisa menjadi pilihan.

Untuk memberikan edukasi dan sebagai sarana investasi syariah, Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Phintraco Sekuritas beberapa waktu lalu telah meresmikan galeri investasi syariah.

Baca: Melly Bradley Akhirnya Ungkap Alasan Posting Video Operasi Kelamin Diduga Milik Lucinta Luna

Saat ini galeri investasi syariah di Kalsel berada di Kampus Universitas Negeri Islam Kalimantan (Uniska) Banjarmasin.

Menurut Rektor Uniska Banjarmasin Abdul Malik saat peresmian galeri investasi syariah beberapa waktu lalu, pihaknya memang sengaja memilih karena fiturnya sesuai dengan prinsip keislaman kampus setempat.

Menurut Associate Director Phintraco Sekuritas Ferawati, di galeri investasi syariah aplikasi jual beli saham online yang digunakan khusus yaitu menggunakan panduan fatwa MUI sebagai dasar pengembangan fiturnya yaitu profits syariah.

Baca: Ini Kesan Jokowi Usai Hadir di Haul Abah Guru Sekumpul, Berjalan 1 Kilometer Tembus Lautan Manusia

Melalui aplikasi profits syariah, nasabah bisa mengakses market info dan melakukan trading khusus efek atau saham-saham syariah.

Baca: Ingin Jadi Polisi, Ini Cara Pendaftaran Akpol, Bintara, dan Tamtama 2018, Dibuka 26 Maret di Sini!

Efek syariah adalah saham yang akad, cara dan kegiatan usaha yang menjadi landasan penerbitannya tidak bertentangan dengan prinsip hukum Islam.

"Jadi saham-saham yang diperdagangkan sesuai Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 80/DSN/MUI/III2011," kata Ferawati.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved