Kriminalitas Tanahbumbu

Digerebek Polisi, Pengedar Zenit di Kusan Hilir Kedapatan Simpan Zenit 100 butir

Pelaku adalah Kaharuddin (35) warga Jalan Kapitan Laut Pulo, Desa Jukueja Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu.

Digerebek Polisi, Pengedar Zenit di Kusan Hilir Kedapatan Simpan Zenit 100 butir
Istimewa
Ilustrasi - Barang bukti zenith 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Satu lagi, pelaku yang diduga sebagai pengedar obat daftar G jenis zenit Carnophen diringkus jajaran Polsek Kusan Hilir Polres Tanahbumbu.

Pelaku adalah Kaharuddin (35) warga Jalan Kapitan Laut Pulo, Desa Jukueja Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbumbu. Pria tersebut diduga sudah lama mengedarkan obat-obatan yang sudah lama dicabut izin edarnya.

Pelaku sendiri sudah dicurigai dan masuknya laporan dari warga bisa langsung ditindaklanjuti pihak kepolisian. Alhasil, setelah dilakukan pengintaian, pelaku memang diduga kuat menjual beli barang tersebut.

Baca: Rachmawati Soekarnoputri Sebut Prabowo Tetap Maju : Siapa Cawapresnya Masih Rahasia

Baca: Ini Kesan Jokowi Usai Hadir di Haul Abah Guru Sekumpul, Berjalan 1 Kilometer Tembus Lautan Manusia

Setelah kesempatan ada, pelaku pun akhirnya digeledah di rumahnya pada Jumat (23/3/18) sekitar pukul 12.00 wita. Benar saja, saat penggeledahan dilakukan, polisi menemukan beberapa barang bukti di rumah pelaku.

Barang bukti yang ditemukan adalah obat-obatan carnophen sebanyak 100 butir. Selain itu, telepon selulernya juga turut diamakan sebagai alat yang digunakan untuk bertransaksi jual beli zenit.

Pelaku tak berkutik lagi ketika barang bukti tersebut ditemukan jajaran Polsek Kusan Hilir. Dari sejumlah barang bukti tersebut, pelaku langsung digelandang untuk proses lebih lanjut.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Pekan 2 Liga 1 2018 - Panasnya Persija vs Arema FC, Sriwijaya FC vs Persib

Menurut Kapolsek Kusan Hilir Iptu Moersani, Selasa (27/3/18), pelaku sudah dicurigai. Adanya laporan masyarakat menguatkan kecuriagaan tersebut hingga akhirnya pelaku diringkus bersama barang buktinya.

"Kami sempat melakukan penyelidikan selama beberapa hari. Setelah dapat kesempatam langsung kami lakukan penggeledahan," katanya.

Moersani mengatakan pelaku yang diduga keras menjual atau mengedarkan obat-obatan yang telah dicabut izin edarnya jenis Carnophen melanggar Pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009, tentang kesehatan dengan ancaman 7 tahun penjara. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help