Uber Merger dengan Grab

Mulai 9 April Aplikasi Uber Nonaktif, Bagaimana Nasib Pengguna dan Drivernya?

Nonatifnya aplikasi Uber di Indonesia mulai 9 April 2018 ini terkait dengan diakuisisinya operasional Uber di Asia Tenggara oleh Grab.

Mulai 9 April Aplikasi Uber Nonaktif, Bagaimana Nasib Pengguna dan Drivernya?
Kompas.com
aplikasi uber kom 

Baca: Jadwal Siaran Langsung Pekan 2 Liga 1 2018 - Panasnya Persija vs Arema FC, Sriwijaya FC vs Persib

E-mail pemberitahuan yang disampaikan ke pengguna Uber di Indonesia.(Uber) Co-Founder Grab, Tan Hooi Ling mengatakan, selama dua minggu terakhir ini, aplikasi Uber akan tetap beroperasi untuk memastikan stabilitas para mitra Uber, sehinga mereka dapat memperoleh informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pendaftaran mitra Grab secara online.

Bagi para driver Uber, pihak Grab menyertakan informasi lebih lanjut untuk keberlangsungan status mitra Uber yang akan bermigrasi ke Grab melalui laman www.grab.com/id/comingtogether.

Sedangkan sekitar 500 kolega Uber di Asia Tenggara, akan dialihkan ke Grab, sebagaimana KompasTekno kutip dari blog Uber, Selasa (27/3/2018).

Dari kesepakatan bisnis tersebut, Uber akan mempertahankan 27,5 persen saham di Grab, sedangkan CEO Uber, Dara Khosrowshahi akan merapat dengan dewan direksi Grab.

Baca: Baca Zikir ini Selama Bulan Rajab, Maka Kulit Kita Ketika Meninggal Dunia Tak Disentuh Api Neraka

Uber pertama kali mengaspal di wilayah Asia tenggara pada tahun 2013, dengan Singapura sebagai negara pertama.

Setahun berikutnya, Uber tiba di Indonesia dengan menawarkan layanan transportasi online berupa, ojek uberMotor serta empat jenis layanan mobil, yakni uberPool, UberXL, dan UberBlack yang kedepannya juga akan dilebur dengan Grab.

Termasuk bisnis pengantaran makanan Uber Eats yang baru hadir di Singapura, Malaysia, dan Thailand, akan merger dengan layanan GrabFood yang sudah hadir di Indonesia dan Thailand.

Merger dua perusahaan ride-sharing ini membuat persaingan transportasi online semakin kompetitif, khususnya di Indonesia dengan Go-Jek yang masih menguasai pasar transportasi online tanah air.

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved