Berita Banjarmasin

Setelah Dicopot dari Jabatan Kepala SMPN, Disdik Tawarkan 3 Mantan Kepsek Posisi Pengawas

Langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin yang menurunkan jabatan 11 kepala SMPN menjadi guru biasa terus bergulir.

Setelah Dicopot dari Jabatan Kepala SMPN, Disdik Tawarkan 3 Mantan Kepsek Posisi Pengawas
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Langkah Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin yang menurunkan jabatan 11 kepala SMPN menjadi guru biasa terus bergulir.

Bahkan Disdik akan terus melakukan evaluasi jabatan Kepala SMPN tahap kedua.

"Semua Kepala SMPN kami minta siap-siap karena kita akan melakukan evaluasi jabatan tahap II," kata Sekretaris Disdik Kota Banjarmasin, Sarwani, Senin (26/3).

Menurut Sarwani, bagi kepala SMPN yang jadi guru biasa dan umurnya tak lebih 55 tahun, maka disdik menawarkan posisi pengawas sekolah (cawas) atau penguatan cawas.

Diharapkan, sebelum 1 Juli mendatang sudah ada pendidikan pelatihan (diklat) cawas.

Sarwani melihat ada sekitar tiga orang dari sebelas kepsek yang jadi guru biasa itu umurnya kurang dari 55 tahun.

Jika umur mantan kepala SMPN itu lebih dari 55 tahun tak bisa lagi jadi pengawas sekolah.

Baca: Ini Kesan Jokowi Usai Hadir di Haul Abah Guru Sekumpul, Berjalan 1 Kilometer Tembus Lautan Manusia

"Penawaran posisi pengawas sekolah ini merupakan bentuk penghargaan untuk jabatan tertinggi setelah kepala SMPN," katanya.

Ditambahkannya, untuk menduduki posisi pengawas sekolah, maka yang bersangkutan harus mengikuti cawas dulu atau penguatan cawas.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved