B Focus Economic

Ubah Galeri Investasi Berformat Syariah, UIN Antasari Memiliki Tujuan Ini

Mengikuti jejak Uniska Banjarmasin, Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin juga berencana mengubah galeri

Ubah Galeri Investasi Berformat Syariah, UIN Antasari Memiliki Tujuan Ini
BPost Cetak
b focus

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengikuti jejak Uniska Banjarmasin, Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin juga berencana mengubah galeri investasi di Kampusnya menjadi berformat syariah.

Dijelaskan Ketua Jurusan Perbankan Syariah UIN Antasari Banjarmasin, Haris Faulidi Asnawi, hal ini dilakukan karena mengikuti visi keilmuan syariah di UIN Antasari.

"Saat ini sedang dalam tahap perencanaan di tingkat pimpinan, dalam waktu dekat Insya Allah bisa dikomunikasikan dengan pihak BEI dan Sekuritas," kata Haris.

Baca: Usai Bongkar Video Operasi Kelamin, Melly Bradley Aku Ikuti Jejak Lucinta Luna, Sudah 2 Bulan Lalu

Selain untuk menyesuaikan dengan visi Kampus, juga dapat mendukung tingkat investasi syariah secara umum yang saat ini marketsharenya masih rendah dibanding konvensional.

Saat ini sudah ada ratusan mahasiswa yang aktif di galeri investasi di Kampus UIN Antasari Banjarmasin baik yang tergabung dalam kelompok studi pasar modal maupun tidak.

Baca: Ini Kesan Jokowi Usai Hadir di Haul Abah Guru Sekumpul, Berjalan 1 Kilometer Tembus Lautan Manusia

Haris menilai sebenarnya minat masyarakat Banjarmasin dan Kalsel secara umum untuk berinvestasi cukup tinggi, buktinya berbagai produk investasi laris manis di Kalsel.

Tak hanya bagi mahasiswa dan civitas Kampus UIN Antasari Banjarmasin, nantinya galeri investasi syariah juga diharapkan mampu menjadi agen edukasi ke masyarakat di sekitar lingkungan Kampus.

Baca: Fakta Rekayasa Medis Setya Novanto Terungkap, Nomor 10 Frederich Minta Diagnosa Diubah

"Bahkan sampai investasi bodong juga marak, karena itu melalui galeri investasi syariah seharusnya jadi alternatif mengajak masyarakat tempatkan dana dengan konsep syariah tentu jauh lebih baik dibanding investasi bodong," tutur Haris.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help