B Focus Banua Anam

Begini Tips dari Dokter di Puskesmas Halong, Bila Terkena Gigitan ANjing

DOKTER pada Puskesmas Halong, Volman Tampubolon, mengatakan, anjing liar yang mengidap rabies bisa dilihat secara kasat mata.

Begini Tips dari Dokter di Puskesmas Halong, Bila Terkena Gigitan ANjing
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - DOKTER pada Puskesmas Halong, Volman Tampubolon, mengatakan, anjing liar yang mengidap rabies bisa dilihat secara kasat mata.

Ciri pertama, anjing tersebut selalu bersembunyi atau menyukai tempat yang tidak terang.

Lainnya, matanya merah, mengeluarkan liur berlebihan dan tubuhnya cenderung kotor.

"Apabila diganggu, anjing itu akan mengejar. Saran saya, jika ada anjing yang menggigit, jangan dibunuh. Kurung saja. Kalau selama tujuh hari dikurung lalu mati, maka itu bisa dikatakan anjing rabies," jelas dr Volman.

Baca: Prilly Latuconsina Sesak Nafas Gara-gara Penampakan Makhluk Ghaib di Kamarnya, Mirip Nenek-nenek

Sedangkan bagi masyarakat yang terlanjur terkena gigitan anjing liar/rabies, dia meminta jangan panik.

Lakukan langkah antisipasi awal sebelum dibawa ke rumah sakit.

Baca: Wow! Bioskop Hadir di Q Mall Banjarbaru, Peresmian Cinemaxx Digelar Besok

Pertama, lakukan pembersihan pada luka menggunakan air mengalir, sambil disikat pakai sabut berkali-kali sampai bersih.

"Kalau sudah bersih, oleskan obat Betadine, setelah itu bawa ke puskesmas terdekat," ujar dr Volman.

Baca: Suami Dian Sastro Indraguna Sutowo Diperiksa KPK, Ternyata Bukan Orang Sembarangan!

Sementara bagi pemelihara anjing, dia mengimbau agar selalu memperhatikan soal vaksinasi, supaya bisa menangkal rabies dan sering-seringlah berkonsultasi dengan dokter hewan.

"Dan juga perhatikan kebersihannya, perawatannya serta makanannya," sebut Volman.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved