Kriminalitas Hulu Sungai Selatan

Kasus Pencurian dengan Pecahkan Kaca Mobil di Kadangan Masih Gelap, Ini Kata Polisi

Peristiwa raibnya uang puluhan juta terjadi Senin, (12/3) sekitar pukul 13.40 WITA lalu di Jalan Al Falah Kelurahan Kandangan

Kasus Pencurian dengan Pecahkan Kaca Mobil di Kadangan Masih Gelap, Ini Kata Polisi
Istimewa
Kondisi mobil yang kacanya dipecah beberapa waktu lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Satuan Reskrim Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) terus masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus pencurian uang milik MTsN 3 Hulu Sungai Selatan (HSS).

Peristiwa raibnya uang puluhan juta terjadi Senin, (12/3) sekitar pukul 13.40 WITA lalu di Jalan Al Falah Kelurahan Kandangan, Kecamatan Kandangan, HSS masih belum terungkap.

Kapolres HSS AKBP Rahmat Budi Handoko SIK melalui Kasubbag Humas IPTU Ghandi Ranu mengatakan bahwa pihak satreskrim masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus pencurian uang dalam mobil.

"Tim Reskrim masih terus mendalami kasusnya dan semoga kasusnya bisa cepat terungkap," katanya, Rabu, (28/3).

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati khususnya usai mengambil uang dari bank.

Selain itu, dihimbau kepada warga agar tidak meninggalkan barang berharga dan uang di dalam mobil untuk menghindari terjadinya tindak kejahatan.

Menurutnya, kejadian hilangnya uang di dalam mobil itu karena ada kesempatan dan pelaku sepertinya sudah memantau gerak gerik korban.

Untuk itu, masyarakat agar selalu waspada kepada orang yang tidak dikenal. Selain itu, bila diperlukan pengamanan karena mengambil uang dalam jumlah banyak di bank bisa meminta pengamanan dari pihak kepolisian terdekat.

"Bila memang diperlukan pengawalan, masyarakat bisa meminta pengawalan dari Polri tanpa biaya alias gratis," tambahnya.

Sekadar diketahui, Peristiwa raibnya uang puluhan juta terjadi Senin, (12/3) sekitar pukul 13.40 WITA lalu di Jalan Al Falah Kelurahan Kandangan, Kecamatan Kandangan.

Peristiwa ity berawal saat kepala MTsN 3 HSS Gazali mengambil uang dari Kantor BRI Cabang Kandangan.

Uang sebanyak Rp 37.346.000 disimpan dalam sebungkus plastik hitam. Selanjutnya korban meninggalkan Kantor BRI Cabang Kandangan menuju Masjid Ar Raudah bermaksud untuk melaksanakan salat Zuhur.

Sebelum melaksanakan salat Zuhur, uang yang diambil dari Bank BRI itu diletakkan di kursi mobil sebelah kursi sopir mobil yang dikendarainya.

Korban yang menggunakan mobil Suzuki Ertiga DA 1613 DB ini kemudian memarkir mobil di parkiran Masjid Ar Raudah. Berselang beberapa menit setelah korban melaksanakan salat Zuhur korban bermaksud kembali ke mobil.

Sebelum itu, ada pengendara sepeda motor yang lebih dulu menyampaikan kepada jamaah salat Zuhur yang selesai melaksanakan salat bahwa ada mobil yang kacanya pecah.

Alangkah terkejutnya korban, setelah mengetahui bahwa kaca yang pecah itu merupakan mobil yang dikendarainya. Lebih terkejut lagi setelah diketahui bahwa uang puluhan juta yang ditinggal dalam mobil juga hilang (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help