Berita Banjarmasin

Mengejutkan, Jumlah Warga Binaa Kasus Narkotika di Kalsel Sebanyak 4.615 Orang dari 8.754 Penghuni

Bagi pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial

Mengejutkan, Jumlah Warga Binaa Kasus Narkotika di Kalsel Sebanyak 4.615 Orang dari 8.754 Penghuni
ist
Kegiatan Konsultasi Teknis Layanan Rehabilitasi Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Tahanan Penyalahguna Narkotika Tahun 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel terus bermomitmen dalam penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Untuk itu pada Rabu (28/3/2018) dilaksanakan Kegiatan Konsultasi Teknis Layanan Rehabilitasi Bagi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Tahanan Penyalahguna Narkotika Tahun 2018.

"Bagi pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial, hal ini mengandung arti pemerintah maupun masyarakat wajib melaksanakan pengelolaan terapi dan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika sebagaimana mana dimanatkan Undang-Undang tentang narkotika," papar Kepala Kanwil, Imam Suyudi dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini.

Baca: Tahun Ini Pensiun PNS Bakal Beda, Dana Pensiun Dibayarkan Semua, Menpan RB : PNS Lebih Sejahtera

Ditambahkan lagi, rehabilitasi Tahanan dan Warga Binaan Pemasyarakatan untuk Wilayah Kalimantan Selatan telah ditetapkan yaitu Lapas Kelas III Banjarbaru untuk melaksanakan layanan rehabilitasi sosial dan Bapas Kelas I Banjarmasin untuk melaksanakan layanan pascarehabilitasi dengan target Tahun 2018 sebanyak 60 orang.

Adapun narasumber langsung dari Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Ditjen Pemasyarakatan, BNNP Kalsel, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Kalsel

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 27-28 Maret 2018 yang diikuti sebanyak 30 orang petugas Pemasyarakatan yang akan melaksanakan layanan rehabilitasi sosial di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang ditunjuk, dimana kegiatan dihadiri Para undangan seperti dari BNNP Kalsel, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Kalsel serta Para Kepala Pimpinan Tinggi Prtama Kepala Divisi Administrasi Edy MS Hidayat, Kepala Divisi Pemasyarakatan Anas Saeful Anwar, Kepala Divisi Keimigrasian Yosep HR Renung Widodo dan Para Kepala UPT.

Baca: Opick Menikahi Wanita Cantik Ini yang Jadi Istri Ketiga, Satu Bulan Sebelum Istri Kedua Meninggal?

Dalam laporan Ketua Panitia yang dibacakan Kepala Bidang Kamkeswat Lola Basa dan Baran, Samsul Arifin menyampaikan egiatan ini bertujuan untuk mendukung terselenggaranya layanan rehabilitasi di Lapas Kelas III Banjarbaru dan Bapas Kelas I Banjarmasin dan peserta memahami kebijakan dibidang rehabilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan dan Tahanan Penyalahguna Narkotika di UPT Pemasyarakatan dan juga memberikan pedoman bagi peserta dalam pelaksanaan rehabilitasi, selain itu untuk memenuhi target Kinerja Tahun 2018.

Sementara itu berdasarkan data Sistem Database Pemasyarakatan pada akhir Februari 2018, Jumlah Penghuni Lapas/Rutan di Kalimantan Selatan dengan kasus tindak pidana narkotika adalah sebanyak 4.615 orang atau sebanyak 46 % dari 8.754 orang total seluruh penghuni, yang terdiri dari Bandar sebanyak 3.760 orang dan Pemakai sebanyak 855 orang. (BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help