Berita HST

DPRD HST Tolak Kebijakan Regrouping Sekolah karena Alasan Ini

DPRD Kalsel menolak program regrouping yaitu penggabungan sekolah-sekolah yang kekurangan murid, untuk bergabung ke sekolah lain.

DPRD HST Tolak Kebijakan Regrouping Sekolah karena Alasan Ini
(FB Wardi Milano di Group Barabai Balakar Online)
Anak-anak Desa Haruyan Dayak yang tinggal di berbagai lingkungan Balai Adat, saat ke sekolah mereka di SDN 3 Haruyan Dayak,Balai Aruhuyan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - DPRD Kalsel menyatakan menolak program regrouping yaitu penggabungan sekolah-sekolah yang kekurangan murid, untuk  bergabung ke sekolah lain. Masalahnya, hal tersebut dikeluhkan masyarakat, yang sering mendatangi DPRD HST.

Mereka  menyampaikan dampak dari kebijakan tersebut di mana para orang tua merasa dipersulit.

“Para orangtua, dari keluarga tak mampu menyatakan tak mampu membelikan sarana transportasi seperti sepeda. Juga tak punya sepeda motor untuk mengantar ke sekolah, karena sekolah baru yang menjadi tempat penggabungan cukup jauh. Inilah keluhan yang kami terima dari masyarakat akhir-akhir ini,” kata Ketua DPRD HST H Saban Effendi, saat Musyawarah Rencana Pembangunan 2019, di Pendopo Kabupaten, Kamis (29/3/2018).

Baca: Situs Online Ini Jajakan Wanita Teman Tidur, Tapi Harus Pakai Sandi Macam-macam Semprot

Baca: Jaksa KPK Sebut dengan Jelas 5 Orang Terima Dana E-KTP dari Setya Novanto, Bagaimana Anggota DPR?

Saban Effendi pada kesempatan itu mewakili DPRD HST menyampaikan materi pokok-pokok pikiran lembaga legiskatif tersebut terhadap pembangunan HST ke depan. Musrenbang tersebut dihadiri berbagai unsur. Selain unsur pemerintahan, juga kalangan swasta, dan organisiasi kepemudaan serta undangan lainnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help