Berita Banjarbaru

Kemarau di Kalsel Diprediksi Mei, Gubernur Minta Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan

Musim kemarau tak lama lagi. Bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutala) perlu kewaspadaan.

Kemarau di Kalsel Diprediksi Mei, Gubernur Minta Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda
Setelah resmi menjadi bagian dari Tahura, hewan-hewan tersebut diberikan nama oleh Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Jumat (16/3/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Musim kemarau tak lama lagi. Bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) perlu kewaspadaan.

Kamis (29/3/2018) langsung digelar koordinasi di gedung KH Idham Khalid Banjarbaru, dipimpin Gubernur Provinsi Kalsel H Sahbirin Noor.

Baca: Setya Novanto Dituntut 16 Tahun dan 5 Tahun Hak Politiknya Dicabut, Begini Alasan Jaksa KPK

Dikonfirmasi terpisah Kasi data dan informasi staklim Banjarbaru Miftahul Munir mengatakan untuk musim kemarau di Kalsel secara umum akan berlangsung paling cepat Mei. Kemarau paling lambat terjadi di pulau laut Kotabaru.

"Potensi terbesar (kemarau) pada Juli. Untuk di Mei potensi daerah yakni area Banua Anam, Batola dan Banjarmasin. Pulau laut Agustus, Kotabaru daratan dipredikai Mei-Juni," katanya. (banjarmasinpost.co.id/kur)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved