Jangan Berani-berani Mengintip Ponsel Pasangan di Arab Saudi, Bisa Kena Denda Rp 1 Miliar

Sanksi diberikan pada pengintip ponsel pasangan tanpa izin tak tanggung-tanggung, yakni penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal 500.000 riyal

Jangan Berani-berani Mengintip Ponsel Pasangan di Arab Saudi, Bisa Kena Denda Rp 1 Miliar
GSMArena.com
ilustrasi ponsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mengintip ponsel pasangan adalah hal yang lumrah dilakukan pasangan, tapi tidak di Arab Saudi.

Baru-baru ini, otoritas Arab Saudi mengesahkan undang-undang mengatur tindakan mengintip ponsel pasangan tanpa izin sebagai sebuah tindakan melanggar hukum dan bisa diberi sanksi.

Sanksi yang diberikan pada pengintip ponsel pasangan tanpa izin pun tak tanggung-tanggung, yakni penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal 500.000 riyal (sekitar Rp 1,8 miliar).

Kerajaan Arab Saudi menempatkan tindakan mematai-matai perangkat elektronik orang lain secara ilegal sebagai salah satu tindak kriminal berkaitan dengan kejahatan teknologi informasi.

Baca: Hari Terakhir Lapor SPT dan SPT Online, Sudah 10,05 Juta Orang Lapor Tapi Kurang 8 Juta Lagi

Baca: Hasil Manchester United Vs Swansea Unggul 2-0, Lukaku Cetak Gol ke-100 Alexis Sanchez Pecah Telur

Menurut sumber hukum yang dilansir Al Arabiya, hukuman ditujukan kepada seseorang yang mengakses ponsel orang lain dan cukup dibuktikan dengan perangkat dilindungi sandi yang telah dibuka tanpa izin.

Namun untuk sanksi baru bisa diterapkan jika pelaku terbukti telah mengambil informasi dari ponsel dan meneruskannya.

Sedangkan jika tanpa ada informasi yang dibagikan setelahnya, maka pelaku hanya akan mendapat peringatan hakim, serta mengganti kerugian yang dialami korban dari tindakannya mengakses perangkat secara ilegal.

Penasihat Hukum Abdul Aziz bin Batel mengatakan, segala bentuk tindak kejahatan terkait teknologi informasi yang melibatkan perangkat seperti komputer, ponsel maupun kamera dapat ditindak sesuai undang-undang.

Halaman
12
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved