Berita Hulu Sungai Tengah

Pedagang Berharap Pasar Modern Segera Difungsikan, Ini Alasannya

Para pedagang kaki lima, yang kini menempati ruas jalan Pasar Hanyar Barabai, Hulu Sungai Tengah, mengharapkan agar pasar

Pedagang Berharap Pasar Modern Segera Difungsikan, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/hanani
pedagang kaki lima 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Para pedagang kaki lima, yang kini menempati ruas jalan Pasar Hanyar Barabai, Hulu Sungai Tengah, mengharapkan agar pasar tradisional modern segera bisa difungsikan.
Alasannya, saat cuaca panas, masing-masing tenda darurat dan payung yang mereka gunakan, tak mampu menaungi dari sinar matahari saat terik.

Barang dagangan, berupa buah dan sayurpun cepat layu.

"Kami memaklumi, saat ini masih tahap penyelesaian. Kami hanya berharap cepat bisa difungsikan agar tempat berjualan lebih nyaman,"kata pedagang pisang dan pepaya, Nurwahidah.

Dia menyebutkan, dari sisi pengunjung, memang lebih mudah berbelanja, karena bisa belanja sambil membawa sepedatornya tanpa parkir.

Baca: Astaga, Janda Ini Ngaku Jadi PSK Bukan demi Uang Tapi Cari Kepuasaan!

Namun, hanya sebatas pengunjung bersepeda motor yangt bisa melintas.
Sedangkan pengujung pasar menggunakan mobil, kesulitan masuk karena badan dan bahu jalan dijadikan tempat berjualan.

Udin, pedagang lainnya menyebut, akibat banyaknya PKL yang berjualan di jalan akses pasar Hanyar tersebut, banyak pedagang yang awalnya berjualan di toko, juga memilih keluar meninggalkan toko mereka.
Alasannya, lebih banyak yang berjualan di jalan dan pengujung lebih ramai, ketimbang masuk pertokoan.

Selain itu, jelas dia sistem portal elektrik menjadi salah satu pemicu warga enggan masuk pasar resmi.

Baca: Wah Dituding Jadi Istri Ketiga Opick, Yulia Mochamad Geram, Buktikan Wanita Bercadar Bukan Dirinya

"Khususnya pengujung dari desa-desa banyak yang tak mengerti. Bagaimana masuk portal. Pernah ada pengujung dari desa yang mengikut pengendara depannya saat masuk melewati plang portal. Akibatnya, kepala kejeduk,"katanya.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help