Berita Banjarmasin

Bikin Kumuh Pemandangan Kota Banjarmasin, Pemko Belum Bisa Menindak BTC karena Terkendala Ini

Anggota DRPD Kota Banjarmasin mendesak agar pemko secepatnya mengeksekusi bangunan eks Banjarmasin Trade Center (BTC) yang berada

Bikin Kumuh Pemandangan Kota Banjarmasin, Pemko Belum Bisa Menindak BTC karena Terkendala Ini
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota DRPD Kota Banjarmasin mendesak agar pemko secepatnya mengeksekusi bangunan eks Banjarmasin Trade Center (BTC) yang berada di kawasan Terminal Km 6 yang saat ini menambah kesan kumuh perkotaan karena sudah belasan tahun tak dimanfaatkan.

"Revisi raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dalam waktu dekat kami sahkan. Jika sudah disahkan, pemko kami minta segera mengekekusi bangunan itu," kata anggota Badan Legislasi Daerah Kota Banjarmasin, Noval.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini posisi Pemko Banjarmasin itu lemah menghadapi mangkraknya eks BTC dan terkendala aturan.

Baca: Tidak Seperti Lucinta Luna, 5 Artis Ini Malah Terang-terangan Akui Transgender, Ikut Ajang Dunia!

Untuk itu, nanti setelah revisi raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah disahkan, maka tak ada alasan lagi bagi Pemko untuk tegas terhadap eks BTC.

Kasus BTC di Terminal Pal 6, sambungnya, sangat merugikan Pemko, yakni perjanjian antara Dicky Gunawan alias Aseng dengan Pemko Banjarmasin itu berlaku sampai 30 tahun mulai 2002 dan berakhir pada 2032 mendatang.

Noval menilai kasus mangkraknya BTC membuat pemko kena getahnya, yakni kekumuhan kota hingga puluhan tahun, tak bisa memungut retribusi dan pajak di kawasan BTC.

Baca: Jadi Istri Kim Jong Un, Wanita Ini Tak Boleh Bertemu Keluarga dan Larangan Lainnya

Dengan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, maka Pemko berhak memindahtangankan ke pihak lain jika memang pengusaha BTC tak bisa melakukan apa-apa.

Kasus mangkraknya BTC, sambung Noval, saat ini menjadi buah bibir dan banyak dugaan hal negatif kedekatan pengusaha BTC dengan kepala daerah.

Padahal, faktanya tidak demikian.

Pemko Banjarmasin lemah dan tak berdaya karena tak ada aturan.

Baca: Rusmini Menangis Histeris Saat Melihat Mayat Wanita yang Cuma Kenakan Bra

"Setelah disahkan Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, maka pemko bisa bertindak cepat. Selama ini pemko berdalih terkendala payung hukum untuk menindaktegas mangraknya eks BTC," katanya.

Dipaparkannya, di sekitar BTC juga ada sungai dan kini menjadi tertutup sehingga diharapkan dengan segera disyahkannya Perda Pengelolaan Barang Milik Daerah, maka pemko bisa menata kawasan BTC.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help