Kupas Minyak Ajaib Bertuah

Ini Minyak Ajaib Bertuah Paling Dicari, Minyak Bulu Perindu yang Selalu Bikin Rindu

Bila diperhatikan minyak-minyak yang tersimpan pada botol kaca itu punya warna yang beragam.

Ini Minyak Ajaib Bertuah Paling Dicari, Minyak Bulu Perindu yang Selalu Bikin Rindu
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Minyak bertuah dari Kalimantan dikenal hingga ke mancanegara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bila diperhatikan minyak-minyak yang tersimpan pada botol kaca itu punya warna yang beragam.

Artinya, jenis warna menentukan khasiat yang berbeda.

Bahkan sudah dikenal sejak lama, beberapa jenis tertentu diantaranya sudah populer.

Minyak ampuh yang paling banyak dicari adalah Minyak Mani Gajah.

Konon sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu minyak Mani Gajah sudah terkenal akan khasiatnya sebagai minyak yang mampu menaklukkan hati target atau orang yang dituju.

Baca: Lapak Minyak Ajaib Marak di Medsos, Galuh Banjarbaru Ini Punya Tips Agar Disukai Lawan Jenis

Baca: Gila! Di Negara Kaya Ini Mengintip Ponsel Pasangan Tanpa Izin Didenda Hampir Rp 2 Miliar

Baca: Foto-foto Fenomena Awan di Kutai Barat Bikin Takjub Sekaligus Merinding, Mirip Gulungan Ombak

Ini karena di dalam Minyak Mani Gajah terkandung kekuatan mani/ sperma gajah tunggal yang sangat melegenda khasiatnya dalam menaklukkan lawan jenis.

Minyak lainnya yakni minyak Bulu Perindu menjadi jenis minyak ampuh dan paling banyak dicari berikutnya.

Sama seperti Minyak Mani Gajah, Minyak Bulu Perindu juga sangat terkenal khasiatnya sebagai salah satu minyak pemikat paling ampuh.

Bahkan seseorang yang terkena atau menjadi target akan selalu rindu pada pengirim pelet dan sangat sulit untuk bisa melupakannya.

Minyak ampuh dan paling banyak dicari selanjutnya adalah Minyak Nyatu Sarimbit.

Minyak Nyatu Sarimbit merupakan minyak pelet yang berfungsi untuk menyatukan kembali dua hati yang terpisah agar kembali bersama dan setia selamanya.

"Jadi warna berbeda tergantung dari indukan minyaknya atau bibit minyaknya. Pemakaian minyak juga berbeda satu sama lain, ada yang lewat foto atau dioles ditubuh. Dan minyak ini tanpa bau, jenis lainnya untuk bibit seperti minyak raja rindu menangis atau tinjau mandi," ucap Shiba ose , parapsikolog warga Gunung Kupang, Cempaka, Banjarbaru.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help