Berita Banjarbaru

Ironis, 855 Ribu Hektare Kawasan Hutan Kalsel Tak Berhutan

Memeringati hari kehutanan internasional, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banjarbaru Komisariat Kehutanan Fakultas

Ironis, 855 Ribu Hektare Kawasan Hutan Kalsel Tak Berhutan
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Memeringati hari kehutanan internasional, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banjarbaru Komisariat Kehutanan Fakultas Kehutanan ULM mengadakan seminar revolusi hijau dengan teman satu pohon satu harapan untuk kehidupan, Minggu (1/04/2018) di aula Linggangan Intan DPRD Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Memeringati hari kehutanan internasional, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banjarbaru Komisariat Kehutanan Fakultas Kehutanan ULM mengadakan seminar revolusi hijau dengan teman satu pohon satu harapan untuk kehidupan, Minggu (1/04/2018) di aula Linggangan Intan DPRD Banjarbaru.

Tampak dalam seminar tiga narasumber dihadirkan yaitu dari Fakultas Kehutanan ULM, Walhi Kalsel dan BKSDA Kalsel.

Jelas salah satu narasumber, Hafiziannor dari Fakultas Kehutanan ULM, Kalsel memiliki 641 hektare lahan kritis yang terdiri dari 398 hektare kawasan di dalam hutan dan 242 hektare di luar kawasan hutan. Sementara kawasan hutan yang tidak berhutan ada 855 ribu hektare.

Baca: Cukup Modal Rp 200 Ribu Cari Jodoh Menggunakan Minyak Cinta, Begini Cara Memakainya

"Jadi ada kawasan yang ditetapkan kawasan hutan tapi ternyata tidak ada hutan di dalamnya, dan ada juga yang kawasan hutan tapi tidak ditetapkan sebagai kawasan hutan," jelasnya.

Hal itulah yang dilakukan dalam revolusi hijau untuk menghijaukan kembali kawasan hutan yang tidak berhutan dan menghijaukan lahan kritis.

Baca: Jadi Istri Kim Jong Un, Wanita Ini Tak Boleh Bertemu Keluarga dan Larangan Lainnya

Ditambahkan direktur Walhi Kalsel, Kisworo DC mengatakan sungai Kalsel sudah banyak tercemar. Bahkan kini 335,88 kilometer sungai di Kalsel sudah berubah menjadi lubang tambang.

"Uniknya kini kok bekas lubang tambang dijadikan wisata selfie, kok lubang kerusakan hutan bangga berfoto disitu," ujarnya.

Baca: Tinggal di Rumah Kuno Milik Mantan Pengusaha Gula Terkaya, Yanti Diganggu Makhluk Gaib

Sementara ketua pelaksana, Karin mengatakan sengaja diadakan seminar revolusi hijau dengan menghadirkan peserta dari kalangan muda termasuk mahasiswa agar generasi muda Indonesia khususnya Kalsel bisa turut menjaga kelestarian alam sejak dini.

"Kita ingin membangun dari generasi muda dan kita ingin mengaji pentingnya hutan dan perawatannya," ujarnya.

Seminar ini ujarnya merupakan yang pertama yang diadakan HMI cabang Banjarbaru Komisariat Kehutanan.

Penulis: Milna Sari
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved