Ketua KPK Sebut Calon yang Kasih Uang dalam Pemilu Akan Merampok Uang Rakyat

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo didapuk sebagai pemateri dalam seminar bertajuk "

Ketua KPK Sebut Calon yang Kasih Uang dalam Pemilu Akan Merampok Uang Rakyat
kompas.com
Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK Jakarta, Kamis (10/11/2016). 

Terjadinya Perang Jawa bukan dipicu oleh perampasan tanah milik Pangeran Diponegoro.

Melainkan karena keputusan Patih Danurejo IV yang selalu memenangkan perkara bagi siapa pun yang membayar upeti dan perempuan.

Agus menjelaskan, perilaku koruptif itulah yang menjadi alasan Pangeran Diponegoro murka hingga menampar wajah Patih Danurejo IV.

"Sejarah itu kembali terulang di Mahkamah Konstitusi ketika dipimpin Akil Mochtar," paparnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, salah satu cara terhindar dari perilaku koruptif yakni dengan kembali ke ajaran agama dan meneladani 4 sifat para Nabi.

"Yakni Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Jika menjalankan itu, para anggota DPRD tidak akan mau menyampaikan yang tidak benar," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang hadir mewakili Presiden Joko Widodo sekaligus membuka mubes.

"Korupsi kok berjamaah. Kita malu jika tak mampu menyerap dan mengilhami ajaran-ajaran para ulama, termasuk ajaran Syaichona Cholil," katanya.

Karena itulah, lanjut Wiranto, Presiden Joko Widodo sering mengundang para ulama hadir ke Istana Negara untuk menyerap ilmu ulama dan ditelurkan menjadi kebijakan.

"KPK akan nganggur jika semua menyerap dan mengamalkan ilmu para ulama," tandasnya.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved