Berita Hulu Sungai Tengah

Komisi II DPRD HST Minta Pedagang Apam Direlokasi Sebelum Lebaran

Athailah menyarankan lokasi sementara tersebut di halaman eks Kantor LLAJR, Jalan Murakata, dekat Pos Satlantas sekitar maskot Burunganggang.

Komisi II DPRD HST Minta Pedagang Apam Direlokasi Sebelum Lebaran
Banjarmasinpost.co.id/hanani
Pedagang apam di pinggir jalan Antasari Barabai, HST, Minggu (1/4/2018). 

BANJARMASOINPOST.CO.ID, BARABAI - Ketua Komisi II DPRD HST Athailah Hasbi meminta agar Pemkab HST mencarikan lokasi khusus untuk pedagang apam Barabai, yang saat ini berjualan di pinggir jalan Antasari hingga Jalan HM Syarkawi.

Athailah menyarankan lokasi sementara tersebut di halaman eks Kantor LLAJR, Jalan Murakata, dekat Pos Satlantas sekitar maskot Burunganggang.

"Lokasi di sana lumayan luas, dan strategis di pinggir jalan," katanya.

Diapun meminta penempatan lokasi sementara pasar Tradisional Modern belum difungsikan, segera dilakukan sebelum lebaran idul fitri mendatang. Alasannya, apam merupakan ikon kuliner HST, yang memang layak diberikan tempat khusus.

Meski demikian, berjualan dipinggir jalan, menurutnya, selain melanggar Perda, juga membahayakan pedagang sendiri serta pengguna jalan lainnya karena jalan Antasari dan Jalan HM syarkawi merupakan jalan nasional, tempat lalu lalang pengendara antar kota provinsi dan antar kota kabupaten.

"Jadi kami berharap, pemerintah segera membuatkan tempat khusus sementara pedagang apam, agar tepi jalan raya kita tak semakin marak dengan pedagang apam atau nanti bahkan pedagang lainnya akan melakukan hal sama dengan alasan yang sama. Lebih baik antisipasi sebelum penggunaan trotoar maupun tepi jalan itu jadi tak terkendali," katanya.

Disebutkan, pasar tradisional Modern yang saat ini masih tahap penyelesaian, dijanjikan Plt Bupati HST HA Chairansyah bisa digunakan Agustus 2018 mendatang.

Karena Agustus masih lama, kata Athailah, Pemkab HST harus bertindak cepat memberikan solusi bagi pedagang apam, yang merupakan kue khas daerah tersebut. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved