Berita Tanahbumbu

Kondisi Jalan Nasional di Angsana Makin Parah, Kubangan di Mana-mana

Kondisi Jalan Nasional di wilayah Kecamatan Angsana kabupaten Tanahbumbu kian hari kian parah, Minggu (1/4/2018).

Kondisi Jalan Nasional di Angsana Makin Parah, Kubangan di Mana-mana
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Kondisi Jalan Nasional di wilayah Kecamatan Angsana kabupaten Tanahbumbu kian hari kian parah, Minggu (1/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Kondisi Jalan Nasional di wilayah Kecamatan Angsana kabupaten Tanahbumbu kian hari kian parah, Minggu (1/4/2018).

Terlebih saat ini musim penghujan ini, Jalan nasional ini menjadi kubangan yang harus dilalui pengendara lalu lintas di jalan tersebut. Jalan yang menjadi akses utama antar Kabupaten tersebut menjadi begitu parah.

Akibatnya warga harus ekstra hati-hati saat melintasi kubangan jalan Nasional yang menjadi kewenangan satker Balai Jalan Nasional di Banjarmasin.

Beberapa titik sangat sulit dilalui pengendara roda empat karena kubangan yang cukup dalam. Tak jarang, bagian bawah mobil tersangkut karena lubang tersebut.

Baca: 3 LINK LIVE STREAMING Liga 1 2018 PSIS VS Bali United di TV One dan Vidio.com Sore Hari Ini

Pengendara merasa tidak aman saat melintasi jalan tersebut. Selain becek dan berkubang, pengendara juga harus-berhati-hati untuk keluar jalan tersebut.

Kondisi jalan itu terlihat di KM 182 Banjarmasin Batulicin. Kondisi jalannya terbilang yang cukup parah. Bukan hanya titik tersebut, di daerah Kecamatan Satui sekitar KM 160 Banjarmasin Batulicin juga mengalami rusak parah.

Dua titik itu lah yang terbilang cukup parah sehingga pengendara harus super ekstra hati-hati. Sebab, kendaraan roda empat atau lebih bila tidak berhati-hati, maka harus siap-siap terjebak lubang dan terperosok.

Baca: Live Streaming Sriwijaya FC vs Persib Bandung Malam Ini Via Streaming Indosiar dan Vidio.com

Bahrul, warga Batulicin yang baru melintas di jalan tersebut mengaku makin hari makin parah. Kondisi jalannya semakin parah dan membahayakan bagi pengendara lalu lintas.

"Kalau siang masih mendingan bisa dilihat tapi kalau malam pasti sangat berbahaya. Pemerintah terkait kok tidak bergerak juga untuk memperbaikinya," katanya.

Dia mengatakan kondisi jalan tersebut sudah berangsur lama. Bahkan sebelumnya warga sempat menanam pohon pisang karena rawan kecelakaan lalu lintas.

"Sepertinya pihak pemerintah menunggu ada korban meninggal dunia baru memperbaiki jalan itu," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved