Kebakaran di Perairan Balikpapan

Seperti Ini Aroma Tumpahan Minyak yang Mencemari Sebagian Perairan Balikpapan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Suryanto, langsung memerintahkan jajarannya turun ke lapangan mengecek sampel minyak

Seperti Ini Aroma Tumpahan Minyak yang Mencemari Sebagian Perairan Balikpapan
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BALIKPAPAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Suryanto, langsung memerintahkan jajarannya turun ke lapangan mengecek sampel minyak yang mencemari sebagian perairan Balikpapan, Sabtu (31/3).

Sejak pagi, tim gabungan DLH, Pertamina, dibantu relawan langsung menyisir perairan dekat permukiman warga, di dekat perkampungan atas air, Balikpapan Barat.

Di antara pepohonan mangrove yang bersebelahan dengan kilang/refinerry unit (RU) 5 milik Pertamina itu, tim DLH menyempatkan mengambil sampel minyak dalam dua botol kaca, untuk diuji di laboratorium milik Pertamina.

Baca: Inilah Identitas Mayat Wanita yang Ditemukan di Jalan Gubernur Syarkawi

Aromanya mirip solar, bercampur minyak tanah, mirip dengan bau yang menyeruak di sekitar lokasi pembersihan, dekat jalur kapal tanker, yang hanya beberapa ratus meter dari bibir pantai.

Bau serupa juga tercium di permukiman Jalan RE Martadinata, sepanjang Jalan Yos Sudarso, arah pelabuhan Semayang dan Jalan Minyak.

Suryanto, dihubungi usai pengambilan sampel pagi, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk uji sampel, karena merasa perusahaan energi ini memiliki perlengkapan dan kerangka analisis soal itu.

Baca: Jatuh dari Pesawat di Ketinggian 30.000 Kaki, Pramugari Ini Selamat, Ternyata Ini yang Dilakukannya

"Sekarang, masih tahap investigasi antara DLH dan Pertamina. Yang penting sekarang, yang harus dilakukan adalah mengamankan dulu, supaya tumpahan minyak bisa disedot," ujarnya.

Apakah DLH akan menguji sampel minyak itu di laboratorium lain, selain milik Pertamina, sebagai second opinion alias pendapat lain? "Nanti, belum ke sana," ujarnya.

Baca: 15 Tahun Mengabdi Jadi Pembantu Syahrini yang Tajir, Ternyata Begini Nasib Gadis Desa Ini

Sementara itu, Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta Y.A.P mengatakan tak menutup kemungkinan kepolisian dalam waktu dekat akan meminta bantuan tim laboratorium forensik (labfor) guna mengetahui muasal tumpahan dan penyebab pasti kebakaran yang mengakibatkan yang menyebabkan dua nyawa melayang itu.

Selama ini, dalam setiap uji forensik, pihaknya mengandalkan tim labfor asal Surabaya. "Segera, dalam waktu dekat," ujar Kapolres ditemui di Klinik Lanal Balikpapan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help