Berita HST

Ribuan Rumah di HST Masih Tak Layak Huni, Ajukan 1.044 Unit Direhab,Disetujui Hanya 308 Unit

Sebanyak 5.246 unit rumah warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masuk dalam katagore tak layak huni

Ribuan Rumah di HST Masih Tak Layak Huni, Ajukan 1.044 Unit Direhab,Disetujui Hanya 308 Unit
Kodim 1006/Pelaihari
Ilustrasi - Rehab rumah Nenek Samrah agar layak huni digenjot penyelesaian oleh personel TMMD bersama warga hampir rampung, Selasa (25/7/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sebanyak 5.246 unit rumah warga Kabupaten Hulu Sungai Tengah, masuk dalam katagore tak layak huni, berdasarkan hasil verifikasi dari Dinas Perumahan dan Permukiman, sejak 2016 lalu.

Jumlah tersebut sisa rumah yang belum dibedah, dari total jumlah 6.380 data awal, sejak program Sejuta Rumah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dilaksanakan.

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan  Permukiman, Dinas Perumahan dan  Permukiman HST, Syafaat, kepada BPost, Senin (2/4/2018) menjelaskan, sampai 2017 lalu, baru 1.134 rumah yang sudah dilakukan rehab, baik rehab berat, sedang maupun ringan. Adapun sumber dana biaya rehab, semuanya bersumber dari APBN, baik melalui dana alokasi khusus (DAK), maupun dana  bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS).

Baca: Syahrini Dibayar Rp 1,3 Miliar Jadi Brand Ambassador, Hanya 2 Kali Posting Harga Bikin Geleng Kepala

Untuk program melalui dana DAK, program langsung dilaksanakan pemerintah kabupaten yang sampai 2017 telah dilaksanakan perbaikan rumah tak layak huni sebanyak 677 unit. Sedangkan BSPS regular dilaksanakan melalui  Pemprov Kalsel dengan total rumah tak layak yang sudah direhab sebanyak 457 unit.

“Khusus untuk BSPS Regular, fokus pada kawasan tertentu. Lokasinya wajib di kawasan kumuh perkotaan. Jadi hanya bisa dilaksanakan di kota Kabupaten,” jelasnya.

Sedangkan untuk program yang menggunakan dana DAK, dilaksanakan di berbagai desa di seluruh kecamatan. Namun, untuk 2017 lalu,realisasinya di Kecamatan Batangalai Selatan, Batangalai Utara, Batangalai Timur dan Limpasu.  Untuk 2018, sampai sekarang belum ada kepastian dari pemerintah pusat, berapa kouta untuk program rehab rumah tak layah huni tersebut untuk HST, meskipun sudah memasuki bulan April.

“Kalau usulannya, kami ajukan 1.044 unit. Tidak tahu berapa yang disetujui. Informasi yang kami terima cuma 308 unit,” jelas Syafaat lagi.(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help