Berita HSU

Jembatan Pamintangan Nyaris Roboh Akibat Tersangkut Sampah Kayu, Terpaksa Ditutup Sementara

Batang kayu yang tersangkut sepanjang sekitar empat meter dengan diameter sekitar satu meter ini tersangkut tepat di bawah jembatan.

Jembatan Pamintangan Nyaris Roboh Akibat Tersangkut Sampah Kayu, Terpaksa Ditutup Sementara
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Petugas BPBD membersihkan sampah yang menyangkut di Jembatan Gantung Pamintangan Amuntai Utara, HSU. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Debit air sungai yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) yaitu Sungai Tabalong, Balangan dan Negara memang sudah mulai surut meskipun debit air masih tinggi. Arus air sungai membawa berbagai macam sampah yang ikut terseret arus air.

Bukan hanya sampah rumah tangga namun juga sampah ranting dan batang kayu, benar saja batang pohon kayu besar sempat tersangkut di jembatan gantung desa Pamintangan Kecamatan Amuntai Utara.

Batang kayu yang tersangkut sepanjang sekitar empat meter dengan diameter sekitar satu meter ini tersangkut tepat di bawah jembatan.

Baca: Puisi Sukmawati Soekarnoputri Dijawab Kartika Putri, Jika Tidak Tahu Lebih Baik Diam

Baca: Ular Piton Raksasa Kembali Ditemukan di Indonesia, Kali Ini di Kalbar Seukuran Batang Pinang

Baca: Begini Kedekatan Anjasmara dengan Ibu Tirinya, Rachmawati Sampai Berharap Ia Perankan Sosok ini

Dengan tersangkutnya batang pohon kayu besat tersebut mengakibatkan banyak juga sampah ranting dan bambu yang ikut tersangkut.  Hal ini menyebabkan jembatan gantung yang biasa dilalui warga Pamintangan – Pakacangan menjadi miring dan dikhawatirkan bisa roboh.

Akhirnya pihak kepolisian menutup jalan sementara dengan memasang police line di kedua jalan masuk jembatan. Plt Kepala BPBD HSU Sugeng Riyadi mengatakan posisi jembatan sempat miring saat kami laporakan kepada Bupati HSU maka diputuskan untuk menutup jembatan sementara.

“Sangat membahayakan jika warga tetap melintasi jembatan tersebut, karena posisinya yang sempat miring, batang pohon besar itu sedah ada sehak Senin (02/04/2018) saat pihak BPBD ingin membersihkan namun sudah terlalu sore sehingga diundur ke hari ini,” ujarnya Selasa (03/04/2018).

(banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved