Seputar Kaltim

Tragis, Santri di Kutai Timur Dipukuli Teman-temannya Hingga Berujung Maut, Begini Kronologinya

Santri atas nama M Rifqi Pratama (13), kelas VIII SMP, asal Sengatta, Kutai Timur (Kutim) meregang nyawa pada Senin (2/4/2018) subuh

Tragis, Santri di Kutai Timur Dipukuli Teman-temannya Hingga Berujung Maut, Begini Kronologinya
TRIBUNKALTIM.co
Tribun Kaltim/Nevrianto M Rifqi Pratama (13) tak tertolong setelah menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie, diduga korban menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan teman-teman pondok pesantrenya, Senin (2/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMARINDA - Tragis, seorang bocah 13 tahun tewas akibat kekerasan oleh rekan-rekannya.

Mirisnya lagi, peristiwa tersebut terjadi di lingkungan salah satu pondok pesantren di Samarinda.

Santri atas nama M Rifqi Pratama (13), kelas VIII SMP, asal Sengatta, Kutai Timur (Kutim) meregang nyawa pada Senin (2/4/2018) subuh, setelah sempat menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie, sejak Rabu (28/3) silam.

Korban tak terselamatkan setelah mengaku kesakitan disekujur tubuhnya, terutama pada bagian dadanya, karena diduga di keroyok oleh teman-teman satu pesantrenya.

Santi (37), ibu korban menuturkan, awalnya dirinya mendapatkan kabar bahwa anaknya itu masuk rumah sakit, disebabkan karena bisul yang terdapat di hidung.

Namun, setelah dirinya datang dan melihat langsung, wajah anak terakhir dari tiga bersaudara itu, tampak membengkak.

"Kata pembimbingnya, masuk rumah sakit karena bisul di hidung. Tapi, saat saya lihat langsung, wajahnya lebam-lebam, matanya bengkak," ucapnya saat ditemui di ruang jenazah RSUD AW Syahranie, Senin (2/4/2018).

Bahkan, saat menjalani perawatan, anaknya tersebut sempat dua hari tidak sadarkan diri, baru Jumat (30/32018) silam sadar. Dan, setiap kali ditanya perawat asal sekolahannya, korban selalu menolak menjawab pertanyaan tersebut.

"Ditanya namanya sama perawat mau jawab, tanya kelasnya juga mau jawab, tapi saat ditanya sekolah dimana, dia langsung diam," tuturnya.

"Lalu, saya dapat informasi, kalau dia ini ternyata di pukuli sama teman-teman sekolahnya," tambahnya.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved