Kriminalitas Kotabaru

Geger! Predator Pedofilia Muncul di Kotabaru, 13 Bocah SD Jadi Korbannya, 'Kesakitan Saat BAB'

Informasi diperoleh, pelaku berstatus bujangan melakukan pencabulan terhadap belasan anak rata-rata masih SD

Geger! Predator Pedofilia Muncul di Kotabaru, 13 Bocah SD Jadi Korbannya, 'Kesakitan Saat BAB'
net
ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sebanyak 13 orang anak usia sekolah dasar, unit pemukiman transmigrasi (UPT) Sambega, Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pulaulaut Tengah, Kabupaten Kotabaru jadi korban pencabulan.

Pencabulan dilakukan seorang lelaki 'predator pedofilia' yang bekerja sebagai buruh serabutan.

Saat ini sang predator dalam pengejaran anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Pulaulaut Tengah setelah adanya laporan beberapa orangtua korban, kemarin.

Baca: Jadwal Live (Siaran Langsung) Liverpool vs Manchester City 8 Besar Liga Champions Malam Ini

Informasi diperoleh, pelaku berstatus bujangan melakukan pencabulan terhadap belasan anak rata-rata masih duduk di bangku sekolah dasar. Dengan modus melakukan pendekatan kepada orangtua korban.

Modus tersebut dilakukan tersangka yang kini berstatus DPO (daftar pencarian orang), agar mendapat perhatian orangtua korban. Bahwa pelaku dikenal baik.

Baca: Jelang MotoGP Argentina 2018, Jorge Lorenzo Disebut-sebut Memiliki Masalah Mental

Dari situlah sehingga pelaku menjadi leluasa mengajak para korban bermain sebelum melakukan perbuatan bejadnya. Orangtua tidak curiga, karena pelaku dinilai para orangtua berkelakukan baik.

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kapolsek Pulaulaut Tengah Iptu H Pato S Tompo kepada banjarmasinpost.co.id, membenarkan adanya kejadian pencabulan dilakukan pelaku terhadap belasan orang anak terjadi di UPT Sambega, Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pulaulaut Tengah.

Baca: Liverpool vs Manchester City: Anfield Stadium Masih Angker Buat The Cityzen

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved