Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Terdengar Tangis Bayi di Rumah Kosong, Warga Takut Masuk Lalu Lakukan Ini

Penemuan bayi berawal saat Julaiha Warga setempat mendengar ada suara tangisan bayi dari rumah yang ada disebelahnya sekitar pukul 23.00 WITA.

Terdengar Tangis Bayi di Rumah Kosong, Warga Takut Masuk Lalu Lakukan Ini
miraclebaby.co.uk
bayi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga Desa Limpasu Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan, Rabu, (4/4) malam.

Penemuan bayi berawal saat Julaiha Warga setempat mendengar ada suara tangisan bayi dari rumah yang ada disebelahnya sekitar pukul 23.00 WITA.

Tangisan bayi itu berasal dari rumah milik Mawardi yang diketahui dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bekerja ke Kaltim.

Baca: Ratna Sarumpaet Adu Mulut dengan Petugas Dishub Gara-gara Mobilnya Diderek, Lalu Telepon Anies

Baca: Mobilnya Diderek Petugas Dishub, Ratna Sarumpaet Mengaku Telepon Anies Baswedan, Anies Jawab Ini

Selanjutnya Julaiha memberitahu kepada ayahnya, Sugianor dan mereka memberitahu hal tersebut kepada warga setempat. Namun masyarakat tidak berani langsung masuk ke rumah kosong tersebut.

Mereka lebih dulu meminta izin dan mendatangi anak pemilik rumah kosong tersebut Nita Ariani yang tinggal bersama Kakek dan Neneknya di Desa yang sama.

Kapolres HST saat gendong bayi
Kapolres HST saat gendong bayi (Istimewa)

Selanjutnya, Nita bersama dengan Kakeknya dan warga setempat kembali mendatangi rumah itu pada pukul 00.00 WITA.

Kemudian ditemukan seorang bayi perempuan yang baru lahir dalam keadaan dibungkus dengan selimut dan tali pusat masih belum dipotong.

Warga selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada kepala desa Limpasu dan Polsek Limpasu. Anggota Polsek Limpasu langsung bertindak cepat dengan mendatangi TKP.

Seorang bayi perempuan ditemukan dalam kamar mandi. Pihak kepolisian langsung memanggil Bidan Ida Nurliani dari Desa Abung.

Bidan Ida langsung melakukan pertolongan secara medis dan setelah selesai dilakukan pertolongan ternyata bayi tersebut dalam keadaan sehat.

Pada pukul 02.20 wita bayi tersebut dibawa kepuskesmas Limpasu untuk dihangatkan didalam tabung bayi (inkobator).

Adanya penemuan bayi itu menjadi perhatian Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo yang secara langsung mendatangi bayi mungil yang sudah di rawat oleh Bidan Ida di Desa Abung.

Bahkan, Kapolres juga menyempatkan menggendong bayi berjenis kelamin perempuan beratnya 3,1 kg. Selain itu, Kapolres juga memberikan sumbangan kepada bayi yang telah di temukan warga melalui bidan yang merawat bayi tersebut.

Adanya penemuan bayi itu, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku pembuang bayi.

"Kita menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memberikan informasi terkait penemuan bayi itu dan pelaku pembuang bayi bisa segera ditemukan," kata Kapolres kepada Banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, sudah banyak masyarakat yang mau mengadopsi bayi tersebut. Bayi perempuan itu diberi nama SK. Untuk perkembangan kesehatan bayi, sementara dirawat oleh Bidan desa setempat (BANJARMASINPOST.CO.ID/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved