Kriminalitas Kotabaru

Terlantar Ditinggal Kabur Kontraktor, 7 Pekerja BTS Selular Mengadu ke Polsek PLU

Kedatangan tujuh orang warga asal Pulau Jawa, ini meminta bantuan dana untuk ongkos pulang ke kampung halaman

Terlantar Ditinggal Kabur Kontraktor, 7 Pekerja BTS Selular Mengadu ke Polsek PLU
helriansyah
Tujuh pekerja asal Pulau Jawa yang terlantar ditinggal kabur kontraktor diantar ke pelabuhan untuk diikutkan ke KM Sabuk Nusantara 57 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Tujuh orang warga asal Pulau Jawa (Surabaya), Rabu (4/4/2018) pagi mendatangi kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Pulaulaut Utara, Kotabaru.

Kedatangan tujuh orang warga asal Pulau Jawa, ini meminta bantuan dana untuk ongkos pulang ke kampung halaman mereka setelah dua bulan sempat terlantar di Kabupaten Kotabaru.

Baca: Ratna Sarumpaet Adu Mulut dengan Petugas Dishub Gara-gara Mobilnya Diderek, Lalu Telepon Anies

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SIK melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto SIK mengatakan, ketujuh orang ini mengaku keberadaan mereka di Kotabaru sebelumnya bekerja sebagai tukang proyek pembangunan tower pemancar XL di sekitar Politeknik Kotabaru.

Baca: Terungkap Sumber Puisi yang Dibacakan Sukmawati Soekarnoputri, Tak Niat Hina Islam

Menurut Iksan, ketujuh pekerja sempat terlantar selama dua bulan, tidak menerima gaji karena ditinggal kabur kontraktor proyek pekerjaan tersebut.

Baca: Gatot Nurmantyo Jawab Puisi Sukmawati Berjudul Ibu Pertiwi? Adzan di Seluruh Penjuru Nusantara

"Ketujuh pekerja ini tidak mendapat upah atas pekerjaannya hampir dua bulan. Karena kehabisan biaya untuk keperluan sehari-hari, mereka meminta bantuan," kata Iksan, Rabu (4/4/2018).

Selama hampir dua bulan tidak menerima upah, ketujuh pekerja tidak hanya kesulitan makan. Namun seorang dari tujuh pekerja, mengalami gangguan jiwa.

"Karena tidak kuat menerima cobaan yang dialami," jelas Iksan menirukan pengakuan dari salah seorang pekerjaan saat di kantor mapolsek.

Kasihan melihat kondisi ketujuh pekerja hampir dua bulan terlantar, jajaran Polsek Pulaulauy Utara berinisiatif dan memberikan sumbangan dana Rp 2 juta.

Dengan harapan sumbangan dana dari Bhabinkamtibmas dan seorang anggota Sat Reskrim bisa digunakam untuk transportasi dan uang makan selama dalam perjalanan ke Surabaya.

Tidak hanya itu, tambah Iksan, ketujuh warga asal Pulau Jawa ini, oleh beberapa Bhabinkamtibmas dan Sat Reskrim, mereka diantar ke pelabuhan Pelindo, Stagen untuk diikutkan di KM Sabuk Nusantara 57.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved