Jendela Dunia

Berdarah-darah Usai Bertarung dengan Harimau, Ibu di India Ini Masih Sempat Selfie Wajahnya

Dia mengambil tongkat dan memukul harimau itu, yang kemudian sang predator menyerangnya

Berdarah-darah Usai Bertarung dengan Harimau, Ibu di India Ini Masih Sempat Selfie Wajahnya
mirror
Harimau yang terlihat sering mengaum di kawasan hutan Kotwali Mohammadi, India Utara. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NEW DELHI - Seorang perempuan muda di India sangat beruntung bisa hidup. Pasalnya, dia baru saja menghadapi seekor harimau hanya dengan bersenjatakan tongkat.

Dilansir dari BBC, Rabu (4/4/2018), Rupali Meshram (23), terlibat pertarungan dengan hewan buas itu ketika dia mendengar pekikan suara kambingnya, di sekitar rumahnya di sebelah barat negara bagian Maharashtra.

Dia mengambil tongkat dan memukul harimau itu, yang kemudian sang predator menyerangnya. Ibunya juga mengalami sejumlah luka, saat menyelamatkan putrinya.

Keduanya menderita luka dan telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Namun, kambingnya tidak dapat diselamatkan.

Baca: Jadwal dan Live Streaming MotoGP 2018 Argentina Free Practice Hingga Balapan, Rossi Sampai 50 Tahun?

Baca: Buruan Daftar! 5 April 2018 Pendaftaran SBMPTN, Segini Uang yang Harus Disediakan

Baca: Deddy Corbuzier Acungkan Kelingking ke Lucinta Luna, Sindiran Pedas Dibandingkan Bunda Dorce

Meshram sempat mengambil foto selfie yang memperlihatkan wajahnya yang penuh darah setelah serangan pada pekan lalu dan kisahnya menjadi viral baru-baru ini. Seorang dokter yang menanganinya, memuji aksi Meshram.

Dia mengatakan, perempuan itu sangat beruntung karena tidak digigit oleh harimau. Meshram menderita luka di kepala, pinggang, kaki, dan tangan.

Namun, luka-luka itu tidak dalam dan kini berangsur pulih. Cedera di kepalanya juga terus dipantau.

"Saya pikir putri saya akan mati," kata Jijabhai, ibu Meshram. Dia merasa ngeri melihat putrinya berlumuran darah ketika berupaya mengusir harimau dengan sebatang tongkat.

Mereka memanggil penjaga hutan, tapi harimau itu sudah pergi sebelum petugas tiba 30 menit kemudian. Desa tempat tinggal Meshram kerap dikunjungi hewan liar karena letaknya dekat dengan taman margasatwa.

"Saya agak khawatir kembali ke desa saya begitu cepat seleah serangan seperti ini, tapi saya tidak takut," ucapnya.

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved