BanjarmasinPost/
Home »

Techno

» Apps

Bisnis Tekno

Mark Zuckerberg Mulai Buka-bukaan, 'Facebook Intip Setiap Pesan di Messenger'

Pesan yang dimaksud dalam hal ini termasuk link atau tautan dan foto/gambar yang dikirim lewat platform Messenger.

Mark Zuckerberg Mulai Buka-bukaan, 'Facebook Intip Setiap Pesan di Messenger'
Android Central
Facebook Messenger 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Isu pelanggaran privasi yang dilakukan Facebook semakin menjadi-jadi. Bahkan kali ini, media sosial yang didirikan pada 2004 silam ini mengakui bahwa mereka memang memata-matai isi pesan para pengguna aplikasi Facebook Messenger.

Pesan yang dimaksud dalam hal ini termasuk link atau tautan dan foto/gambar yang dikirim lewat platform Messenger.

Pernyataan ini dilontarkan langsung oleh CEO Facebook, Mark Zuckerberg dalam sebuah sesi wawancara kepada Bloomberg.

Menurut Mark, tindakan ini dilakukan sebagai pencegahan agar platform pesan instan ini tidak disalahgunakan.

Dalam pernyataannya, Mark mengatakan bahwa Facebook memang memiliki aturan terkait konten yang disebarluaskan oleh pengguna. A

turan ini disebut sebagai "Community Standard" dan jika konten tersebut tak sesuai, maka Facebook berhak untuk menghapusnya. "Dalam hal ini sistem kami mendeteksi apa yang sedang terjadi. Kami bisa saja menghentikan pesan itu," ungkap Mark.

Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017).
Mark Zuckerberg memberikan sambutan dalam upacara wisuda ke-366 Universitas Harvard pada Kamis (25/5/2017). (Getty Images)

Kemudian ia menceritakan, pada suatu ketika ia mendapat laporan adanya tindak penyalahgunaan platform Facebook Messenger ketika terjadi krisis kemanusiaan Rohingya.

Menurutnya, ada banyak pengguna yang menyebarkan pesan provokatif melalui aplikasi Messenger dan perusahaan memantau pesan-pesan ini.

"Saya ingat ketika suatu pagi saya mendapat telepon dan mendeteksi ternyata ada pengguna yang mencoba menyebar pesan sensasional satu sama lain (terkait propaganda krisis Rohingya)," ungkap Mark sebagaimana dikutip KompasTekno dari Bloomberg, Kamis (5/4/2018).

Pesan-pesan ini kata Mark, sebagian besar adalah ajakan untuk saling berperang dan bersiaga angkat senjata. Baik itu dari kubu pro Rohingya maupun kubu yang kontra Rohingya, keduanya mengirim pesan serupa yang membuat kondisi semakin tak menentu. Mark Zuckerberg di kantornya.

CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing (Facebook)
Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help