Bertakwa

Menkes RI Nila F Moeloek Apresiasi Kinerja Bupati HSU Abdul Wahid, Terutama Masalah TBC

Selain itu, Menteri Nila juga mengapresiasi Bupati Wahid atas komitmen dan kinerjanya sehingga RSUD Pambalah Batung

Menkes RI Nila F Moeloek Apresiasi Kinerja Bupati HSU Abdul Wahid, Terutama Masalah TBC
reni kurnia wati
Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi atas komitmen dan kinerja yang telah dilakukan sehingga berhasil melakukan percepatan eliminasi kasus Tubercolusis (TBC) di Wilayah Kabupaten HSU. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi atas komitmen dan kinerja yang telah dilakukan sehingga berhasil melakukan percepatan eliminasi kasus Tubercolusis (TBC) di Wilayah Kabupaten HSU.

Selain itu, Menteri Nila juga mengapresiasi Bupati Wahid atas komitmen dan kinerjanya sehingga RSUD Pambalah Batung Amuntai berhasil meraih akreditasi paripurna dari KARS dan juga Puskesmas Kecamatan Haur Gading yang berhasil menjadi satu-satunya Puskesmas di Kalimantan Selatan yang meraih akreditasi paripurna.

Tidak hanya sampai disitu, Menkes yang ramah ini juga mengapresiasi trobosan Bupati Wahid dalam memberikan jaminan bagi ibu-ibu yang akan melakukan persalinan melelalui program Jampersal.

Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi atas komitmen dan kinerja yang telah dilakukan sehingga berhasil melakukan percepatan eliminasi kasus Tubercolusis (TBC) di Wilayah Kabupaten HSU.
Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi atas komitmen dan kinerja yang telah dilakukan sehingga berhasil melakukan percepatan eliminasi kasus Tubercolusis (TBC) di Wilayah Kabupaten HSU. (reni kurnia wati)

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Nila pada saat menghadiri Rapat Kerja Kesehatan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut yang dilaksanakan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin Rabu (04/4/2018).

Dalam acara yang dihadiri dan dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, Bupati Wahid juga diminta menjadi pembicara/narasumber tentang upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara dalam melakukan percepatan eliminasi TBC di Kabupaten HSU.

Namun sebelumnya orang nomer satu di HSU ini juga diminta untuk melakukan penandatanganan kesepakatan bersama tentang percepatan eliminasi TBC, penurunan stunting, peningkatan cakupan serta mutu imunisasi menuju Kalimantan Selatan sehat yang disaksikan langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Farid M dan Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab disapa Paman Birin.

Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi
Bupati Hulu Sungai Utara Drs H Abdul Wahid HK, MM MSi (reni kurnia wati)

Dalam pemaparannya Bupati Wahid mengatakan beberapa hal yang telah dilakukan sebagai upaya percepatan eliminasi TBC adalah, peningkatan sarana dan prasarana kesehatan baik di RSUD Pambalah Batung Amuntai ataupun di puskesmas se Kabupaten HSU, selain itu Wahid juga selalu berupaya meningkatkan anggaran program penanggulangan TBC setiap tahunnya, untuk tahun 2018 sebesar Rp 286.875.000.

Sosialisasi dan diseminasi informasi program penanggulangan TBC juga gencar dilakukan dengan sasaran para pemuda/remaja, pelajar/santri, ormas, tokoh ormas, masyarakat dan lintas sektor, pembuatan media promosi melalui leaflet, pamphlet dan iklan di TV local juga intens dilakukan.

"Kami juga melakukan penjaringan suspect dan penemuan kasus TBC, tata laksana kasus TBC, pemberian makanan tambahan, pelaporan dan pendataan data tiap triwulan, pembuatan buffer stock logistic P2TBC dan bimbingan teknis, supervsi dan monitoring secara berkala juga menjadi perhatian," ujar Wahid.

Menurut Wahid, rekap hasil TCM RSU PB Amuntai sejaka Oktober 2017 adalah, jumlah terduga TB Resisten obat yag di TCM 33 orang, Jumlah hasil TCM MTB Neg 17 orang, jumlah hasil TCM MTB Sensitif Ripamsin 13 orang dan Jumlah hasil TCM MTB Resisten Ripamsin menjadi 3 orang.

Sementara Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek dalam sambutannya menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar yang sangat penting, sehingga pemerintah termasuk pemerintah daerah harus memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Nila mengatakan kesehatan yang tidak baik apalagi banyak generasi yang mengalami kasus TBC dan Stunting akan menjadi beban berat Negara dan daerah, disinilah pentingnya upaya percepatan terhadap eliminasi TBC, penurunan stunting, peningkatan cakupan serta mutu imunisasi.

“Saya sangat mengapresiasi Bupati HSU atas kinerjanya, karena meski minim anggaran akan tetapi mampu melakukan percepatan eliminasi TBC bahkan meraih prediket akreditasi paripurna bagi RSUD dan Puskesmas serta melakukan program Jampersal," ujarnya.

Dikegiatan yang sama Gubernur Kalsel Sahbirin mengingatkan bahwa mewujudkan Kalimantan Selata tidak bisa dilakukan oleh Pemprov Kalsel secara sendiri melainkan harus ada kerjasama dan sinergitas dengan berbagai pihak, diantara dengan pemerintah pusat, pemerintah Kabupaten/Kota dan seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Selatan.

Paman Birin juga mengajak kepada semua yang hadir untuk selalu bergerak dalam arti kata jangan malas dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan sebagai tenaga kesehatan, Paman menghimbau kepada seluruh tenaga kesehatan agar memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat demi tewujudnya Kalsel sehat. (ADV/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help