Jembatan Pelangi yang Bikin Kangen

Uniknya, Jembatan yang Sempat Dirobohan Pun Kembali Dibangun Lalu Jadi Warna Warni

Namun warga sekitar kini membangunnya kembali dengan dana hasil sumbangan dan saprah amal.

Uniknya, Jembatan yang Sempat Dirobohan Pun Kembali Dibangun Lalu Jadi Warna Warni
reni kurnia wati
Jembatan Banua Lima 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Tangga Ulin Hulu Kecamatan Amuntai Tengah dengan Pasar Induk Amuntai, Hulu Sungai Utara sudah sempat dihancur karena telah ada jembatan beton pengganti yang jaraknya sekitar 30 meter dari jembatan gantung tersebut.

Namun warga sekitar kini membangunnya kembali dengan dana hasil sumbangan dan saprah amal.

Kepala Desa Tangga Ulin Hulu Akhmad Mujahid mengatakan mengumpulkan sumbangan hingga pembangunan jembatan dilakukan secara swadaya oleh masyarakat. Aparat desa juga tidak memberikan izin secara resmi akan pengumpulan sumbangan dan pembangunan karena khawatir terjadi dampak dikemudian hari.

Susana di Jembatan Pelangi yang di Amuntai, HSU.
Susana di Jembatan Pelangi yang di Amuntai, HSU. (reni kurnia wati)

Mujahid mengimbau kepada masyarakat agar jembatan gantung tersebut hanya digunakan oleh pejalan kaki, dan tidak untuk menahan beban terlalu berat.

"Untuk yang menggunakan sepeda motor atau sepeda dengan gerobak bisa lewat jembatan beton yang telah dibangun oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Aparat desa memang tidak bisa memberikan bantuan anggara karena justru akan menyalahi aturan jika menggunakan dana desa.

Susana di Jembatan Pelangi yang di Amuntai, HSU.
Susana di Jembatan Pelangi yang di Amuntai, HSU. (reni kurnia wati)

Namun siapa sangka jembatan yang telah berhasil dibangun kembali menggunakan dana swadaya ini saat ini justru menjadi pusat perhatian dengan adanya cat warna warni.

Bahkan bisa dibilang jembatan ini merupakan jembatan pertama yang mengusung konsep pelangi. Tidak hanya dibagian tepi jembatan namun juga bagian lantai jembatan pun ikut dicat.

Warga bahkan saat ini menamainya jembatan gantung pelangi. Awal pengecatannya banyak yang berfoto di jembatan ini dengan latar aliran sungai Balangan.(BANJARMASINPOST.CO.ID/reni)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved