Berita Banjarmasin

Bank Kalsel Sudah Antisipasi Kejahatan Skimming

Begitu maraknya pemberitaan di media terhadap adanya pembobolan ATM yang dikenal dengan istilah Skimming

Bank Kalsel Sudah Antisipasi Kejahatan Skimming
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Petugas Polisi memperlihatkan barang bukti dan dua tersangka pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kantor Kepolisian Sektor Ujung Pandang jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel, Senin (30/6). Dua pelaku yang berhasil diringkus polisi memiliki peran berbeda, Dimana Johan sebagai pembobol sementara Zakir eksekutor atau pengumpul ATM Korban. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Begitu maraknya pemberitaan di media terhadap adanya pembobolan ATM yang dikenal dengan istilah Skimming yaitu suatu tindakan pencurian informasi dari kartu ATM, debit ataupun kartu kredit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada magnetic stripe kartu tersebut secara ilegal.

Pelaku bisa mendapatkan data nomor dari kartu ATM debit atau kartu Kredit dengan menggunakan metode sederhana seperti fotocopy dengan menggunakan perangkat elektronik kecil atau skimmer untuk menggesek kartu yang ditempelkan pada slot mesin ATM atau tempat memasukkan kartu ATM yang berfungsi membaca data pemengang kartu yang ada di magnetic stripe yaitu garis lebar hitam yang berada dibagian belakang kartu.

Baca: Manfaat Membaca Surah Yasin, Alwaqiah, Almulk dan Alkahfi Menurut Ustadz Abdul Somad

Ada beberapa cara kerja pelaku dengan menggunakan teknik skimming kartu ATM debit ataupun kartu kredit tersebut yaitu dimana yang menjadi target adalah mesin ATM yang tidak ada penjagaan atau pengawasan serta sepi termasuk tidak ada kamera CCTV, kemudian akan dipasang alat skimmer pada mesin ATM tersebut pada bagian tempat memasukkan kartu.

Kartu yang melalui alat skimmer akan tersimpan dan terduplikasi datanya pada alat tersebut, kemudian oleh pelaku akan digandakan pada kartu ATM kosong, sedangkan untuk mengetahui PIN kartu dimana pelaku bisa melakukan dengan memasang kamera CCTV atau pelaku akan menghubungi pemilik kartu ATM debit ataupun kartu kredit yang datanya telah terduplikasi yang bertindak seolah -olah sebagai pegawai bank untuk dapat mengetahui PIN kartu tersebut.

Dari cara kerja pelaku ini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan para penggunakan kartu ATM debit ataupun kartu kredit dalam bertransaksi di mesin ATM yaitu, jangan menggunakan mesin ATM di tempat yang sepi dan yang tidak ada pengawasannya seperti kamera CCTV.

Baca: Ini Spesifikasi Buroq yang Membawa Nabi Muhammad Saat Isra Mikraj Menurut Ustad Adi Hidayat

Memastikan pada slot tempat memasukkan kartu tersebut tidak ada perangkat tambahan atau perangkat yang mencurigakan. Tidak memberitahukan PIN kepada pihak manapun termasuk kepada petugas bank sendiri dengan alasan apapun

Melakukan pergantian kartu debit ataupun kartu kredit dari kartu Magnetic Stripe menjadi kartu yang menggunakan CHIP melalui bank pemberi kartu. Aktivasi mobile atau mbanking guna mengetahui secara berkala posisi debet atau kredit pada rekeningnya.

Menghubungi call center ketika ada permasalahan dalam penggunaan kartu atau ada hal yang mencurigakan di mesin ATM.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved