Berita Banjarmasin

Bulan Ini Klaim Rumah Sakit Tembus Rp 80 Miliar, Penyakitnya Terbanyak Diabetes Melitus

"Kami membuat varifikasi digital klaim (vedika), sebelum itu memang masih manual dan masih memerlukan waktu"

Bulan Ini Klaim Rumah Sakit Tembus Rp 80 Miliar, Penyakitnya Terbanyak Diabetes Melitus
banjarmasinpost.co.id/rahmadhani
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Nyoman Wiwiek Yuliadewi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Cabang Banjarmasin, menerapkan verifikasi klaim dengan pola mekanisma yang lebih cepat dari rumah sakit.

"Kami membuat varifikasi digital klaim (vedika), sebelum itu memang masih manual dan masih memerlukan waktu, harian dan mingguan. Sekarang dengan vedika ini ada mekanisme yang pasti. Jika RS mengajukan klaim tanggal 1 maka 15 hari kerjanya selesai tak selesai harus dibayarkan ke RS. Kalau tidak dibayar maka BPJS akan kena denda," kata Kepala BPJS Kesehatan dr Nyoman Wiwiek Yulia Dewi, Jumat (6/4/2018)

Untuk menghindari tagihan yang tidak benar, pihak BPJS akan dilakukan verifikasi kedua setelah pencairan.

"Kami akan lakukan audit klaim lagi yang sudah disesuai. Kalau misalkan ada klaim yang tidak sesuai maka pihak RS yang harus mengembalikan ke BPJS . Sehingga sekarang kita sudah percaya dengan pihak rumah Sakit. Rumah sakit sudah ngatur untuk ngajukan klaim kita hanya verivikasi klaim 30 persen sudah bisa dicairkan dan nanti akan ada audit klaim lagi. Kalau dulu di awal kami detail, sekarang gak kebalikannya, namun tetap auditnya balakangan," kata dia.

Tarkait ini, seluruh rumah sakit sudah ada MoU-nya yang bekerjasama dengan rumah sakit. Nah berapa klaim seluruh rumah sakit ke BPJS Cabang Kota Banjarmasin sementara ini?

"Rata rata klaim rumah sakit per bulan, sekitar Rp 68 Miliar dari 29 Rumah Sakit (RS) untuk wilayah kerja cabang Banjarmasin. Bahkan diperkirakan atau diprediksi untuk bulan sekarang bisa sampai Rp 80 Miliar," papar Wiwiek sapaannya

Disebutkan dia, meningkatnya tagihan klaim BPJS dari rumah sakit tersebut semakin banyak sebab, yang berobat makin banyak.

"Ya karena yang sakit semakin banyak. Penyakit yang paling banyak sejauh ini yang masuk di BPJS adalah diabetes melitus atau kencing manis, hipertensi, gagal ginjal, stroke, jantung dan sejenisnya," kata Kepala BPJS Cabang Banjarmasin tersebut. (banjarmasinpost.co.id /huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help