Berita Banjarmasin

DPRD Kalsel Tegaskan Kementerian ESDM Tak Berikan Intruksi Pengurangan Jatah Premium

"Tidak ada membatasi dan ataupun mengurangi, ini sesuai dengan penjelasan apa yang disampaikan M Ruzwy"

DPRD Kalsel Tegaskan Kementerian ESDM Tak Berikan Intruksi Pengurangan Jatah Premium
kompas.com
Pengendara motor mengantre di SPBU untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARMASIN - Sekertrais Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi menjelaskan bahwa pihaknya sudah berangkat ke Jakrata dan menemui Kementerian ESDM di Jakarta guna menanyakan langsung apakah ada pembatasan BBM terutama jenis premium di Kalsel.

Anehnya ketika ditanyakan itu ke Kementerian ESDM mengatakan tidak ada membatasi.

"Tidak ada membatasi dan ataupun mengurangi, ini sesuai dengan penjelasan apa yang disampaikan M Ruzwy selaku Kepala Subdit Harga dan subsidi Direktorat Hilir Migas, kementerian ESDM," kata Riswandi, Jumat (6/4/2018).

Baca: Banyak SPBU Pasang Pemberitahuan Premium Habis Pengendara Terpaksa Beli Pertamax

Disebutkan dia, bahwa kuota sesuai dengan alokasi yang ada di masing masing wilayah. "Untuk datanya masih ada di staff, dan kami menangkap pointnya hanya ESDM menjelaskan untuk tidak ada pengurangan dan tetap saja," kata dia.

Setelah dilaporkan faktanya premium langka di Kalsel, kementerian ESDM menyayangkan hal ini. "Harusnya pertamina, jangan sampai membanjirkan pertalite ke pasar, bukan berarti mengurangi jatah premium di pasar. ESDM meminta kuota tetap sama. Itu operator dan pertamina," kata dia.

Baca: Waduh! Premium di Kalsel Kian Langka, Begini Faktanya di Lapangan

Karena itu, sambungnya, akan mendiskusikan di internal komisi III DPRD Kalsel untuk memanggil Pertamina. "Kalau saya sih harusnya seperti itu, memanggil pertamina. Mengkonfirmasi apa yang sudah didapatkan di pusat ini," kata Riswandi. (banjarmasinpost.co.id/huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help