Berita HSU

Warga Pawalutan Pilih Tanaman Palawija Saat Musim Kemarau karena Hal Ini

Saat musim kemarau lahan di Desa paling ujung Kecamatan Banjang ini justru akan kekeringan lahan tidak cocok ditanami padi.

Warga Pawalutan Pilih Tanaman Palawija Saat Musim Kemarau karena Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/kompas.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Desa Pawalutan kecamatan Banjang saat ini justru sudah memasuki masa panen padi. Padahal di daerah lain di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) masih belum melakukan tanam padi. Pasalnya di Desa Pawalutan yang merupakan lahan gambut ini justru lebih tepat ditanami padi saat musim penghujan.

Camat Banjang Rusmadi Juriani mengatakan saat ini sebagian warga Desa Pawalutan sudah mulai panen padi dan biasanya memang hanya sekali tanam yaitu pada musim penghujan.

Saat musim kemarau lahan di Desa paling ujung Kecamatan Banjang ini justru akan kekeringan sehingga lahan tidak cocok ditanami padi.

"Warga biasanya menanam jagung atau kacang tanah saat musim kemarau, memilih tanaman yang tahan di lahan kering," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS : Aspal Landasan Pacu Bandara Syamsudin Noor Terkelupas, Pesawat Tak Berani Mendarat

Baca: Jadwal Siaran Langsung MU Vs City di Etihad Stadium, Jose Mourinho : Kalah Bukan Akhir Dunia

Belum lama ini Kecamatan Banjang juga membuat 14 kanal air dengan harapan bisa mengalirkan air ke lahan yang biasanya digunakan oleh petani untuk menanam padi. Jika tahun ini berhasil mengairi lahan hingga tidak terjadi kekeringan tidak menutup kemungkinan tahun depan bisa menanam padi sebanyak dua kali.

Pembuatan kanal air juga masih akan dilanjutkan disesuaikan dengan luasan lahan tanam. Hal ini jelas sangat membantu masyarakat, pemerintah daerah bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat bekerjasama dalam mencari solusi agar lahan gambut yang ada di Kecamatan Banjang tidak mengalami banjir saat musim penghujan dan kekeringan saat musim kemarau seperti yang terjadi sekarang.

"Kanal air itu kami hatapkan selain mengairi lahan saat musim kemarau juga bisa membuang air yang melimpah saat musim penghujan," ungkapnya.

Baca: Live Streaming Bali United vs Perseru Serui via Streaming O Channel - Vidio.com Malam Ini

Terpisah Kepala Dinas Pertanian HSU Ilman Hadi mengatakan tanam pdi yang telah dilakukan hanya sebagian di lahan Lebak dangkal yang luasnya hanya sekitar 1500 hingga 1700 hektar yang saat ini sudah memasuki masa panen.

Sedangkan untuk di lahan lebak sedang dan dalam baru akan mulai yanam pada Mei hingga Juni. Dan pada lahan lebak dangkal justru tidak ditanami padi lagi karena menghindari kekeringan.

"Warga memang lebih memilih menanam tanaman palawija, kami juga membatu dan terus mengawasi para petani sekaligus memberikan penyuluhan melalui penyuluh pertanian," ungkapnya.(banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved