Berita Kotabaru

Sebagian Nelayan Masih Gunakan Lampara, Tidak Bisa Digunakan Alat Tangkap Bantuan Mulai Dijual

Nelayan tradisional di Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru sebagian masih menggunakan Lampara Dasar untuk alat tangkap

Sebagian Nelayan Masih Gunakan Lampara, Tidak Bisa Digunakan Alat Tangkap Bantuan Mulai Dijual
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Ahmad Faisal menunjukan alat tangkap yang ditumpuknya di teras rumah. Sejak dibagikan alat tangkap bantuan pemerintah tidak bisa mereka manfaatkan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Nelayan tradisional di Desa Rampa, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru sebagian masih menggunakan Lampara Dasar untuk alat tangkap saat melaut.

Meski sempat ada larangan Kementerian Kelautan terkait penggunaan diantara alat tangkap itu karena dianggap tidak ramah lingkungan.

Tidak ada pilihan lain. Sebagian nelayan tetap bertahan menggunakan alat tangkap lampara dasar (trawl) mini, selain karena belum secara meratanya penyaluran bantuan alat tangkap pengganti.

Baca: Bulan Madu Ahmad Dhani dan Mulan Jameela Tak Berjalan Mulus, Pesawat yang Ditumpangi Diterpa Angin

Ironis, sebagian nelayan sudah menerima bantuan alat tangkap pengganti. Namun sampai sekarang tidak bisa mereka pergunakan, disebabkan tidak sesuainya alat tangkap dengan kondisi sarana perahu dimiliki.

"Alat tangkap bantuan tidak bisa digunakan, ukuran matanya besar dan bahannya dari benang. Benang mengisap air, habis digunakan perahu sarat. Beda dari bahan nilon," jelas Jailani salah seorang nelayan kepada banjarmasinpost.co.id, kemarin.

Baca: Ayu Ting Ting Pamer Tas Harga Ratusan Juta saat Liburan Jepang, Haters Kok Malah Kepanasan

Menurut Zailani, alat tangkap yang ukuran mata jaringnya besar dari bahan benang tidak cocok untuk perahu nelayan di Desa Rampa.

"Kalau dipaksakan juga paling mampunya tiga set sudah sarat," katanya.

Ditambahkan Jailani, lantaran tidak bisa digunakan. Selain masih ada ditumpuk di depan dan dalam rumah, beberpa kelengkapan alat tangkap bantuan pemerintah pusat itu sudah mereka jual.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved