B Focus Urban Life

Dana Bantuan Habis Bayar Utang, dari Tulungagung, Zubaidah kembali ke Profesi Lama di Lokalisasi

Pertengahan September 2016, Menteri Sosial ketika masih dijabat Khofifah Indar Parawansa, menggelorakan deklarasi

Dana Bantuan Habis Bayar Utang, dari Tulungagung, Zubaidah kembali ke Profesi Lama di Lokalisasi
banjarmasinpost.co.id
Petugas Satpol PP Kota Banjarbaru gencarka patroli sebagai upaya menghapuskan praktik prostitusi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pertengahan September 2016, Menteri Sosial ketika masih dijabat Khofifah Indar Parawansa, menggelorakan deklarasi penutupan lokalisasi di Kota Banjarbaru.

Saat itu, kepada setiap eks pekerja seks komersial (PSK), Kemensos memberikan bantuan sebanyak Rp 5 juta.

Bantuan itu meliputi Rp 3 juta untuk usaha ekonomi produktif, Rp 1,8
juta untuk jaminan hidup dan Rp 250.000 untuk transportasi lokal.

Tiga lokalisasi prostitusi yang ditutup di Banjarbaru yakni Pembatuan, Batubesi dan Km 18.

Kawasan prostitusi itu konon sudah ada sejak 40 tahun lalu.

Menutupnya bukan hal mudah.

Baca: Ivan Gunawan Perkenalkan Faye Malisorn Kepada Orangtuanya, Si Cewek Sampai Lari ke Pelukannya

Baca: Video Marc Marquez Datangi Pitbox dan Minta Maaf Tapi Ditolak Tim Yamaha, Saat Itu Rossi Dimana?

Bahkan kini masih ada saja beberapa PSK nekat berpraktik prostitusi, mesti harus kucing-kucingan dengan aparat.

Mengenakan celana jeans ketat, bertubuh sintal, perempuan berusia 30 tahun, Zubaidah namanya di KTP dan asal Tulungangung, Jawa Timur.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved