Berita Kotabaru

Kekurangan Daya Listrik di IPA Gunungsari, Rivai : PDAM Bisa Gunakan Dana Penyertaan Modal

Belum berfungsinya pompa distribusi air bersih di kompleks perkantoran dan perumahan aparatur sipil negara (ASN) di kawasan baru

Kekurangan Daya Listrik di IPA Gunungsari, Rivai : PDAM Bisa Gunakan Dana Penyertaan Modal
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kepala Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang Akhmad Rivai 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Belum berfungsinya pompa distribusi air bersih di kompleks perkantoran dan perumahan aparatur sipil negara (ASN) di kawasan baru, Desa Sebelimbingan, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru menjadi perhatian Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang.

Kepala Dinas Ciptakarya Akhmad Rivai mengakui belum terdistribusinya air bersih karena tidak bisa dioperasikan mesin pompa lantaran keterbatasan daya listrik di instalasi pengolahan air (IPA) Gunungsari.

Rivai menyarankan pihak perusahaan daerah air minum (PDAM) melakukan pembahan daya listrik, agar mesin pompa yang disediakan pemerintah beberapa tahun lalu dapat dimanfaatkan.

Baca: Mantan Wakil Indonesia di Miss Universe Meninggal Dunia, Sosoknya Sangat Fenomenal

"Hanya untuk penambahan daya PDAM kan masih bisa menggunakan dana penyertaan modal yang diajukan ke pemerintah daerah," jelas Rivai kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (9/4/2018).

Ditambahkan Rivai selain PDAM, instansi bisa menambah kekurangan daya listrik di IPA Gunungsari agar mesin pompa bisa digunakan untuk membantu distribusi air bersih ke perkantoran baru dan perumahan ASN.

Namun menjadi persoalan, instansinya tidak bisa serta merta mengakomodir. Tapi, PDAM harus membuat dan menyampaikan usulan ke Ciptakarya.

Baca: Bagian Tubuh Sensitif Ini Membuat Netizen Ragukan Keaslian Kewanitaan Lucinta Luna

Termasuk keinginan PDAM yang menghendaki adanya bangunan tower (tampungan) air, untuk membantu pemaksimalan distribusi air bersih khususnya di kompleks perumahan ADN.

"Soal itu kan PDAM secara teknis yang tahu. Kalau mau buat dan sampaikan usulan," kata Rivai.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help