Kriminalitas Banjarmasin

VIDEO: Polda Kalsel Gerebek Gudang Diduga Menyimpan Tabung Gas Elpiji Ilegal

Jajaran Subdit Ekonomi Ditintelkam Polda Kalsel melakukan penggrebekkan terhadap Gudang Aneka Banjarmasin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Subdit Ekonomi Ditintelkam Polda Kalsel melakukan penggrebekkan terhadap Gudang Aneka Banjarmasin di Jalan Gubernur Subardjo Kota Banjarmasin Kalsel, Senin (9/4/2018) siang.

Tempat tersebut diduga menyimpan tabung gas elpiji ilegal.

Pantauan BPost Online tabung tersebut Senin sekitar pukul 12.00 Wita, juga masih nampak berada di sebuah truk fuso bernomor polisi DA 8052 TAI.

Berisi sebanyak 2.000 tabung, barang tersebut semula yang didatangkan dari Jakarta ke gudang bernama Aneka Banjarmasin.

Baca: Ibu David NOAH Ungkapkan Anaknya Disiksa Gracia Indri Usai Operasi, Ditendang, Dicekik, Ditampar

Baca: Pagi Diperiksa, Malam Ini Zumi Zola Langsung Ditahan KPK, Ini Kronologi Kasusnya

Namun sayangnya saat dikonfirmasi terkait penindakan tabung gas melon diduga ilegal tersebut, tak satupun anggota mau memberi keterangan.

Tidak terkecuali Kasubdit Indag Ditkrimsus Polda Kalsel, AKBP Suyitno saat dicoba dikonfirmasi, tidak ada tanggapan.

Sementara pemilik tabung Buyung saat ditemui, tidak menampik ribuan tabung kosong tersebut merupakan miliknya.

Namun ia mengaku tidak menyangka kalau usahanya tersebut ternyata melawan hukum.

"Padahal udah tahun, tapi selama ini setahu saya enggak ada masalah. Makanya saya sendiri sempat kaget tadi," ujarnya.

Lebih lanjut, Buyung juga mengatakan adapun menurut keterangan pihak kepolisian tabung-tabungnya tersebut dinyatakan ilegal lantaran memiliki warna yang berbeda.

Namun ia mengaku hal itu sebetulnya tidak masalah, mengingat selama ini tabung-tabung elpiji Pertamina pun juga berbeda warna dan barang miliknya tersebut dalam kondisi kosong.

"Beda halnya bila tabung tersebut dalam kondisi berisi, baru bermasalah. Karena kan subsidi. Kalau ini setahu saya sih engga ada masalah," ujarnya.(Banjarmasinpost.co.id /Irfani Rahman/Ahmad Rizki Abdul Ghanie)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved