Berita Tabalong

Antisipasi Berita Hoax, Diskominfo Tabalong Lakukan Cara Ini

Mengantisipasi adanya penyebaran berita hoax di media sosial dan pelanggaran UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, Dinas Komunikasi

Antisipasi Berita Hoax, Diskominfo Tabalong Lakukan Cara Ini
istimewa
Dinas Komunikasi, Informatika (Diskominfo) dan Statistik Kabupaten Tabalong melakukan pemberian informasi kepada masyarakat, Selasa (10/4/2018) di Aula Kecamatan Tanta. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Mengantisipasi adanya penyebaran berita hoax di media sosial dan pelanggaran UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE, Dinas Komunikasi, Informatika (Diskominfo) dan Statistik Kabupaten Tabalong melakukan pemberian informasi kepada masyarakat, Selasa (10/4/2018) di Aula Kecamatan Tanta.

Selain menghadirkan narasumber dari diskominfo sendiri, dalam kegiatan juga dihadirkan perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabalong.

Kabid Pengelola Informasi Saluran dan Komunikasi Publik Diskominfo dan StatistikTabalong, Gt Judid Ihsan Permana, mengakuin kebutuhan dalam keterbukaan informasi sangat penting di era saat ini.

Baca: Beredar Foto Gatot Nurmantyo Jadi Bakal Capres RI Bersama Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang

Untuk itulah diperlukan kepandaian dari masyarakat untuk bisa menyaring informasi yang tersebar luas di internet.

"Karena itu kami dari diskominfo memiliki tugas untuk memberikan diseminasi atau pemberian informasi kepada masyarakat," ujarnya.

Informasi yang diberikan dan agar bisa diterapkan, di antaranya tips untuk memilah berita yang hoax atau tidak.

Baca: Heboh! Pedagang Pentol Daging Kucing Ditangkap, Biasa Mangkal di Mekatama Raya Banjarbaru

Caranya dengan lebih memperhatikan situs informasi tersebut dan melakukan pengecekan terhadap sumber penulisan yang digunakan.

Kemudian juga bisa melihat bagaimana cara penulisan,serta informasi tentang penulis dan narasumbernya.

"Mari gunakan internet secara positif dan produktif," ucap Judid.

Baca: Ibu David NOAH Ungkapkan Anaknya Disiksa Gracia Indri Usai Operasi, Ditendang, Dicekik, Ditampar

Sementara itu mewakili Kejari Tabalong Febrian menegaskan saat ini penyebaran hoax sangat mudah terjadi, salah satunya adalah whatsapp grup.

Dirinya juga menyampaikan terkait aturan hukum dan sanksi yang bisa dikenakan sesuai dengan Undang-undang No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

(banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help