Aspal Runway Terkelupas

Aspal Runway Bandara Syamsuddin Noor Terkelupas, Ini Risikonya Bila Tetap Dilintasi Pesawat

Peristiwa terkelupasnya aspal runway ini adalah kali kesekian yang terjadi di bandara yang berlokasi di Banjarbaru tersebut.

Aspal Runway Bandara Syamsuddin Noor Terkelupas, Ini Risikonya Bila Tetap Dilintasi Pesawat
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin harus segera berbenah.

Sabtu (7/4) lalu, sejumlah penerbangan terpaksa dialihkan setelah aspal runway terkelupas.

Peristiwa terkelupasnya aspal runway ini adalah kali kesekian yang terjadi di bandara yang berlokasi di Banjarbaru tersebut.

Selama tiga jam, runway bandara ditutup baik untuk penerbangan maupun kedatangan.

Baca: Ibu David NOAH Ungkapkan Anaknya Disiksa Gracia Indri Usai Operasi, Ditendang, Dicekik, Ditampar

Sedikitnya ada 11 penerbangan terkena dampak akibat peristiwa penutupan runway, dan memaksa 890 calon penumpang tujuan Surabaya, Jakarta dan daerah tujuan lainnya menunggu selesainya perbaikan runway.

Sejumlah pekerja terpaksa pun terpaksa kerja lembur untuk memperbaiki runway yang terkelupas.

Baca: Tersingkirnya Joan Chaterina dari Panggung Indonesian Idol 2018 Sudah Diprediksi?

Adit Putra, Communication Legal Section Head Bandara Syamsuddin mengakui, atas kasus itu pihaknya harus kerja lembur hingga pukul 02.00 Wita.

Disebutkan dia, terkelupasnya aspal runway tidak bisa dianggap sepele.

Baca: Ini Pembelaan Marc Marquez Saat Dinyatakan Bersalah di MotoGP Argentina 2018

Itu sebabnya, lanjut dia, pihaknya tidak ingin mengambil risiko menutup baik untuk penerbangan maupun untuk kedatangan.

" Risiko terkelupasnya runway tak bisa dianggap sepele. Kalau serpihan batu pada lintasan itu kena bodi pesawat atau kesedot mesin bagaimana, itu berbahaya bagi pesawat,” jelas dia.

Malam itu juga, tim pekerja melakukan overlay atau pelapisan kembali lapisan aspal hingga pukul 02.00 Wita.

“Malam itu juga kami lembur dan bandara ekstend sampai pukul 02.00 Wita. Paginya sudah normal lagi," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help