BanjarmasinPost/

Pilkada Tapin 2018

Hanya Diikuti 1 Paslon, PNS Tapin Tetap Dilarang Beri Tanda Like di Medsos

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tapin mencetak dan membagikan selebaran kepada

Hanya Diikuti 1 Paslon, PNS Tapin Tetap Dilarang Beri Tanda Like di Medsos
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Ketua Panwaslu Kabupaten Tapin, Marliansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tapin mencetak dan membagikan selebaran kepada ASN (PNS) dan kepala desa serta perangkatnya terkait pilkada Tapin.

Pantauan BPost di kantor Panwaslu Tapin, Selasa (10/4/2018), staf panwaslu sibuk mempersiapkan membagikan selebaran terkait larangan keikutsertaan kepala desa dan perangkat desa dalam kampanye pilkada Tapin.

Sebagaimana diketahui, Pilkada Kabupaten Tapin 2018 hanya diikuti satu pasangan calon alias calon tunggal.

Menurut Ketua Panwaslu Tapin, Marliansyah, mengatakan sejumlah ratusan lembar pamplet yang mereka cetak dan dibagikan ke kepala dan perangkat desa, terkait larangan keikutsertaan perangkat desa tersebut dalam kampanye pilkada Tapin.

Baca: Heboh! Pedagang Pentol Daging Kucing Ditangkap, Biasa Mangkal di Mekatama Raya Banjarbaru

Baca: Ibu David NOAH Ungkapkan Anaknya Disiksa Gracia Indri Usai Operasi, Ditendang, Dicekik, Ditampar

Baca: Beredar Foto Gatot Nurmantyo Jadi Bakal Capres RI Bersama Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang

Senin lalu panwaslu Tapin juga membagikan selebaran kepada ASN Tapin, terkait tujuh larangan ASN dalam keikutsertaan dalam kampanye pilkada, jelas Marliansyah.

"Seorang ASN memberikan like saja di media sosial kepada salah satu pasangan calon dilarang," jelas Marliansyah.

"Karena itu kami membagikan selebaran yang berisi aturan terkait pilkada kepada ASN dan kepala desa serta perangkatnya," jelas Marliansyah. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help