Berita Tanahlaut

Pengendara Vixion yang Tewas di Jalan Nasional Tajaupecah Tanahlaut dinyatakan Mr X

Pengendara sepeda motor Vixion bernopol DA 3572 PAA yang tewas usai alami kecelakaan lalulintas di Jalan Nasional

Pengendara Vixion yang Tewas di Jalan Nasional Tajaupecah Tanahlaut dinyatakan Mr X
Istimewa
Sejumlah petugas kepolisian membantu mengatur jalur saat evakuasi jasad korban dari badan jalan nasional di Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Selasa (10/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Pengendara sepeda motor Vixion bernopol DA 3572 PAA yang tewas usai alami kecelakaan lalulintas di Jalan Nasional, Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, Kabupaten Tanahlaut, Provinsi Kalimantan Selatan, dinyatakan mister X (Mr X).

Itu dikatakan Kepala Satlantas Polres Tanahlaut, AKP Lalu Ryan Aditya yang dikonfirmasi Banjarmasinpost.co.id, Selasa (10/4/2018) malam.

AKP Lalu Ryan Aditya mengaku anggota unit Lakalantas Polres Tanahlaut sedang melakukan penyelidikan penyebab korban tewas.

Hasilnya penyelidikan polisi terhadap peristiwa kecelakaan lalulintas itu dengan sejumlah saksi mata, kecelakaan itu akibat kecerobohan dan kelalaian korban.

Baca: VIDEO Koreografi Macan Raksasa The Jakmania Saat Persija vs JDT 3-0 di Babak Pertama

"Korban diduga tergelincir saat ingin mendahului mobil di depannya, dari arah Jorong menuju Pelaihari. Saat itu kondisi jalan aspal hotmix licin akibat basah," ujar AKP Lalu Ryan Aditya.

Jalan lokasi korban terjatuh menanjak dan menikung. Jasad korban sempat ditutupi daun pisang oleh warga Desa Tajaupecah hingga ambulans tiba mengangkut jasad korban dari badan jalan nasional.

Resti, warnaget di Kabupaten Tanahlaut mengaku mau muntah saat melihat ceceran darah korban di badan jalan saat dirinya melintas berkendara di lokasi kejadian.

Baca: Penjelasan Polisi Terkait Pentol Daging Kucing yang Bikin Heboh, Ternyata Bikin Kaget!

"Semoga korban cepat dikenali keluarganya. Saya mau muntah karena melihat banyak darah," katanya.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, jasad Mr X itu tiba tampak darah korban berceceran keluar dari kantong mayat saat dibawa ke ruang pemulasaran Kamar Jenazah RSUD Hadji Boejasin Pelaihari.

Dokter RSUD Hadji Boejasin Pelaihari sudah memeriksa kondisi jasad korban, setelah sebelumnya dimandikan petugas ruang pemulasaran.

Dokter itu menduga penyebab korban tewas karena kepala korban terbentur benda keras. Itu sama dengan pengakuan Kasatlantas Polres Tanahlaut, AKP Lalu Ryan Aditya, bahwa korban tewas karena kepalanya berdarah. (Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help