Berita Hulu Sungai Tengah

Pengguna Jalan Kesal dengan Ulah Pelangsir BBM

Sejumlah pengendara pengguna jalan yang melintasi di kawasan SPBU Desa Mandingin Kecamatan Barabai

Pengguna Jalan Kesal dengan Ulah Pelangsir BBM
Humas Polres HST
Giat cek SPBU oleh Polres HST 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sejumlah pengendara pengguna jalan yang melintasi di kawasan SPBU Desa Mandingin Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mengeluhkan maraknya pelangsir BBM.

Antrian kendaraan langsiran menggangu pengguna jalan. Sebab, antrian sampai ke bahu jalan sehingga menggangu pengendara lain.

Selain itu, pengendara yang ingin mengisi BBM untuk keperluan kendaraannya terpaksa ikut antrian panjang dan tidak jarang mengurungkan niatnya mengisi BBM karena antrian panjang.

"Kalau tidak mau antre ya, terpaksa membeli dieceran. Harga memang lebih mahal dibanding di SPBU," kata pengendara jalan yang namanya enggan dikorankan, Selasa (10/4/2018).

Baca: 2,2 Juta Nomor Kartu SIM Didaftar Pakai 1 NIK, Polisi Akan Lakukan Ini

Pihaknya berharap pihak terkait baik itu pemerintah dan aparat berwajib bisa melakukan tindakan tegas bagi para pelangsir. Demikian juga pemilik SPBU agar bersikap lebih adil dan bijaksana.

"Seharusnya pemilik SPBU harus mengutamakan pengendara umum daripada para pelangsir yang hanya untuk kepentingannya sendiri," harapnya.

Sementara itu, Polres Hulu Sungai Tengah (HST) sudahmelakukan kegiatan penertiban pelangsiran di sejumlah SPBU di wilayah HST, Selasa, (10/4/2018). Termasuk di wilayah SPBU Desa Mandingin Kecamatan Barabai.

Baca: Penjelasan Polisi Terkait Pentol Daging Kucing yang Bikin Heboh, Ternyata Bikin Kaget!

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo SIK turun langsung kelapangan dalam giat pengecekan SPBU itu. Saat kegiatan di Desa Mandingain, tim Polres HST menemukan lokasi tempat pelangsiran dan langsung dibersihkan.

Lokasi pelangsiran itu menyimpan drum dan jeriken tempat penampungan hasil langsiran yang ditinggalkan pemiliknya.

Mereka berlarian saat melihat kedatangan tim dari Polres HST. Barang-barang langsiran berupa drum dan jiriken langsung diamankan dan dibawa ke Polres HST.

Ada delapan jeriken isi 30 liter yang ada isi bensinnya, 23 jeriken isi 30 liter yang kosong dan 1 drum besar kosong serta drum modifikasi.

Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo mengatakan kegiatan itu dilaksanakan untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat pengguna jalan atau pun yang mau mengisi BBM.

"Kegiatan ini untuk mencegah adanya kelangkaan BBM di Kabupaten HST," katanya.

Penulis: Aprianto
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help