Aspal Runway Terkelupas

Pengusaha Kalsel Ini Sempat Bingung Penerbangannya Dialihkan ke Surabaya

Muhammad Supian Akbar, pengusaha Kalsel, sempat kebingungan ketika pesawat yang membawanya tidak bisa mendarat di Bandara Syamsuddin Noor.

Pengusaha Kalsel Ini Sempat Bingung Penerbangannya Dialihkan ke Surabaya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Muhammad Supian Akbar, pengusaha Kalsel, sempat kebingungan ketika pesawat yang membawanya tidak bisa mendarat di Bandara Syamsuddin Noor.

Supian bersama keluarganya terpaksa tertahan di Bandara Juanda Surabaya pada Sabtu (7/4).

“Kasihan anak saya yang masih bayi dibawa perjalanan panjang naik turun pesawat. Kalau saya pribadi tidak ada kerugian material, karena kami memang sedang weekend, ujarnya, Senin (9/4).

Supian menggunakan penerbangan Garuda Indonesia GA 528 jadwal keberangkatan 14.45 WIB, sempat delayed dan boardingnya jadi 15:00 WIB.

Baca: David NOAH Buka Suara, Masalah Harta dengan Gracia Indri, Ambil Aja Semua

Perjalanan sekitar satu jam lebih, pilot mengabarkan tidak bisa mendarat di Syamsudin Noor sehingga dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.

Dia dan keluarga mendarat sekitar pukul 18.00 WIB.

Sampai landing di Juanda, belum mengetahui penyebab gagal mendarat di bandara Syamsuddin Noor.

Baca: Tersingkirnya Joan Chaterina dari Panggung Indonesian Idol 2018 Sudah Diprediksi?

“Sementara delay kami menunggu keberangkatan yang dijadwalkan maskapai pukul 20.45 WIB dan boarding sampai di pesawat pukul 21.00 WIB, dan pilot sempat mengabarkan kalau pendaratan di Syamsudin Noor baru bisa diestimasikan sekitar tiga jam baru bisa mendarat di sana,” ujarnya.

Sekitar pukul 23.00 WITA baru mendarat di Syamsudin Noor Banjarbaru karena trafik untuk pesawat landing di bandara sangat besar, terdapat antrean panjang untuk mendarat.

Baca: Ini Pembelaan Marc Marquez Saat Dinyatakan Bersalah di MotoGP Argentina 2018

“Kami berputar diatas kota Banjarmasin sekitar 30 menit untuk dapat izin mendarat dan terdapat beberapa pesawat juga yang berputar-putar disekitar kami,” bebernya.

Supian berharap pengelola Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menyikapi serius permasalahan tersebut, mengingat Bandara Syamsudin Noor merupakan pintu gerbang tercepat untuk masuk ke Kalsel.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help