B Focus Economic

Skimming Masih Marak Terjadi, Hati-hatilah Saat Bertransaksi, Siapa Pun Bisa Jadi Korban

Tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi pada strip magnetik kartu masih marak terjadi.

Skimming Masih Marak Terjadi, Hati-hatilah Saat Bertransaksi, Siapa Pun Bisa Jadi Korban
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi pada strip magnetik kartu masih marak terjadi.

Bahkan belum lama ini puluhan nasabah sebuah bank BUMN melaporkan kehilangan dana secara misterius akibat skimming.

Modus kejahatan ini sebenarnya bukan merupakan hal baru di Indonesia.

Sebagai seorang nasabah, wajib memahami bahwa kejahatan ini bisa menimpa siapapun tanpa pandang bulu.

Baca: Isra Miraj 2018 - Ini Daftar Libur Hari Raya Islam Sepanjang 2018, Ingat! Isra Miraj Sabtu 14 April

Kembali merebaknya kasus skimming ini pun mengingatkan kembali agar masyarakat lebih berhati-hati saat bertransaksi, misalnya saat menggunakan kartu debit di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Nasabah yang masih mengantongi kartu dengan strip magnetik harus lebih waspada, karena jenis kartu ini yang menjadi sasaran skimming.

Skimming merupakan metode pencurian data informasi kartu debit maupun kredit, yang dilakukan lewat strip magnetik yang ada dalam kartu tersebut.

Baca: Dituduh Lakukan KDRT Oleh Gracia Indri, David NOAH : Gapapa Saya Aja yang Salah

Baca: David NOAH Buka Suara, Masalah Harta dengan Gracia Indri, Ambil Aja Semua

Para pelaku membutuhkan perangkat yang bernama skimmer.

Bentuk skimmer cukup beragam, dan umumnya ditaruh di tempat masuknya kartu ATM.

Selain skimmer, ada juga kamera pengintai yang dipasang tersembunyi.
Tujuannya untuk memantau tombol angka yang diketik nasabah saat memasukkan PIN.

Lalu ATM korban dikloning ke ATM kosong untuk menguras isi tabungan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved