Techno

Dicecar 42 Senator, Bos Facebook Berulang Kali Ucapkan "Maaf" di Depan Parlemen Amerika

Hadir dengan jas berwarna gelap dan dasi, wajah Zuckerberg juga tetap tenan, sehingga memadamkan

Dicecar 42 Senator, Bos Facebook Berulang Kali Ucapkan
THE NEW YORK TIMES
Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg (kanan) memberi kesaksian di kongres Amerika Serikat terkait skandal kebocoran data pengguna Facebook, hari Rabu (11/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Chief Executive Facebook Mark Zuckerberg berulang kali mengucapkan permintaan maaf di hadapan parlemen Amerika Serikat di tengah panasnya kasus kebocoran data jutaan pengguna Facebook, dalam rapat dengar pendapat Selasa malam (10/4) di Capitol Hill.

Dia pun berjanji, akan melakukan reformasi di perusahaan sosial media terbesar itu.

Tapi, meski ini kali pertama hadir di parlemen, Washington Post menggambarkan, pria berusia 33 tahun ini tak kehilangan kendali menghadapi serbuan pertanyaan panas 42 senator.

Hadir dengan jas berwarna gelap dan dasi, wajah Zuckerberg juga tetap tenan, sehingga memadamkan hawa krisis bukan hanya terhadap Facebook tapi seluruh Silicon Valley yang melakukan pengumpulan data untuk banyak bisnis.

Baca: Anaknya Masuk Rumah Sakit, Liburan Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Kacau, Netizen Malah Salfok

Baca: Karena Kecantikannya TKW Ini Ditahan Majikannya di Arab Saudi, Lalu Minta Tolong pada Netizen

Baca: Jadwal Siaran Langsung Bayern Muenchen vs Sevilla Perempat Final Liga Champion Live Beinsport

Facebook telah lama menghadapi dugaan melakukan penerobosan privasi.

Puncaknya, perusahaan ini terpojok setelah konsultan Cambridge Analytica diketahui memperoleh informasi personal 87 juta pengguna Facebook dan perusahaan media sosial ini akhirnya gagal menahan kampanye agresif Rusia untuk memanipulasi pemilih Amerika di tahun 2016 lalu.

"Jika Facebook dan perusahaan online lainnya tak bisa memperbaiki masalah invasi privasi ini, maka kami yang akan melakukannya," kata Senator Bill Nelson (Florida) dari Demokrat.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help