Kriminalitas Tanahlaut

Gudang Penimbun Solar di Jilatan Jorong Digerebek Tapi Kok Tersangkanya Tak Ditahan?

Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan semringah memperlihatkan alat penyalur bahan bakar minyak jenis solar

Gudang Penimbun Solar di Jilatan Jorong Digerebek Tapi Kok Tersangkanya Tak Ditahan?
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan semringah memperlihatkan alat penyalur bahan bakar minyak jenis solar di mobil tangki kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (11/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan semringah memperlihatkan alat penyalur bahan bakar minyak jenis solar di mobil tangki kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (11/4/2018).

Menurut AKBP Sentot Adi Dharmawan, pengungkapan kasus penimbunan ilegal bahan bakar minyak jenis solar itu menyusul kelangkaan solar dan keresahan masyarakat.

Namun, tersangka penimbun solar berinisial MN tidak dikenakan tahanan penjara di Mapolres Tanahlaut karena pertimbangan kemanusian.

"Tersangkanya sakit terserang stroke sewaktu gudang penimbunan bahan bakarnya digerebek polisi di Desa Jilatan, Kecamatan Jorong," katanya.

Baca: Live SCTV! LIVE STREAMING Real Madrid vs Juventus Liga Champion via Streaming SCTV Vidio.com

Informasi dihimpun Banjarmasinpost.co.id, tindakan polisi melakukan pengerebekan di gudang penimbunan milik tersangka Muhammad Nuryadi karena meresahkan.

Betapa tidak meresahkan, akibat melayani pembelian bahan bakar jenis solar, sejumlah SPBU di Kabupaten Tanahlaut dipenuhi antrean mobil dumptruk dan mobil pikap jenis panther berbau aroma solar.

Keresahan konsumen SPBU itu ditanggapi Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Tanahlaut yang mengerebek gudang penimbunan milik tersangka di Desa Jilatan, Kecamatan Jorong, pada 23 Maret 2018 lalu, sekitar pukul 00.30 Wita.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live TV) Bayern Munchen vs Sevilla Malam Ini, 8 Besar Liga Champion

Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan tersangka menimbun solar bersubsidi dari para pelangsir di SPBU dioplos untuk kalangan solar industri karena dijual kepada perusahaan.

"Perusahaan yang membeli solar dari tersangka ini belum kita kembangkan. Modusnya membeli solar subsidi dijual dengan harga non subsidi," janjinya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved