Kriminalitas Tanahlaut

Ratusan Potong Kayu Ulin Gagal Melintas di Mapolres Tanahlaut

Dua polisi bersenjata menjaga barang bukti satu unit dumptruk bermuatan kayu ulin di halaman Mapolres Tanahlaut

Ratusan Potong Kayu Ulin Gagal Melintas di Mapolres Tanahlaut
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Dua polisi bersenjata menjaga barang bukti satu unit dumptruk bermuatan kayu ulin di halaman Mapolres Tanahlaut, Rabu (11/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Dua polisi bersenjata menjaga barang bukti satu unit dumptruk bermuatan kayu ulin di halaman Mapolres Tanahlaut, Rabu (11/4/2018).

Informasi dihimpun Banjarmasinpost.co.id, kayu ulin di dumptruk itu diduga ilegal logging yang marak di wilayah Kabupaten Tanahbumbu.

Jumlahnya sekitar 459 potong kayu ulin yang berhasil digagalkan jajaran Polres Tanahlaut melintas di wilayah Pelaihari.

Itu berkat informasi masyarakat yang melihat aktivitas pengangkutan kayu ulin dari kabupaten tetangga marak melintas di wilayah hukum Polres Tanahlaut.

Baca: Real Madrid vs Juventus Leg 2 8 Besar Liga Champion : Buffon Tetap Tak Gentar Malam Ini

Berbekal informasi dari masyarakat itu, Unit Tindak Pidana Tertentu Satreskrim Polres Tanahlaut mencegat satu unit dumptruk bernopol DA 8292 LB di depan satu masjid di Desa Tajaupecah, Kecamatan Batuampar, pada 5 April 2018 lalu.

Polisi kemudian mengamankan Sudianto alias Yanto karena tak dapat menunjukkan surat keterangan hasil hutan dan izin angkutan hasil hutan dari angkutan kayu ulin tersebut.

Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan kepada Banjarmasinpost.co.id, mengatakan pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka pelaku ilegal logging.

Ratusan kayu ulin itu, jelas AKBP Sentot Adi Dharmawan dibeli dari Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahlaut untuk dijual di wilayah Pemasiran, Kota Banjarbaru. (Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved