Ekonomi dan Bisnis

Rupiah Cenderung Stabil Melawan Dolar AS, Ini yang Menjadi Penopangnya

Mengutip Bloomberg, Rabu (11/4), nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 0,06% menjadi Rp 13.759 per dolar AS.

Rupiah Cenderung Stabil Melawan Dolar AS, Ini yang Menjadi Penopangnya
kontan
Rupiah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Rupiah cenderung stabil melawan dollar Amerika Serikat (AS), meski pasar diwarnai konflik geopolitik di Timur Tengah.

Mengutip Bloomberg, Rabu (11/4/2018), nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah tipis 0,06% menjadi Rp 13.759 per dolar AS.

Sedangkan, di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah tercatat menguat 0,08% ke level Rp 13.747 per dollar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail menilai, rupiah cenderung bergerak stabil karena didukung mulai masuknya dana asing di pasar obligasi pemerintah.

Baca: Tiga Hari Berturut-turut IHSG Lakukan Reli, Ini Sembilan Sektor Pendorong

Baca: Anaknya Masuk Rumah Sakit, Liburan Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Kacau, Netizen Malah Salfok

Baca: Karena Kecantikannya TKW Ini Ditahan Majikannya di Arab Saudi, Lalu Minta Tolong pada Netizen

Ia menyebut, selama sepekan terakhir, asing mencatatkan net buy sekitar US$ 15,2 juta.

Namun, hari ini, asing masih cenderung menahan diri, karena isu geopolitik semakin memanas lantaran AS hendak menyerang Suriah.

Adanya isu geopolitik tersebut berpotensi memicu asing keluar dari pasar obligasi pemerintah.

"Rupiah jadi melemah karena isu geopolitik yang menimbulkan rasa khawatir dan ketidakpastian pasar," kata Ahmad, Rabu (11/4).

Masih bergulirnya rencana penyerangan AS terhadap Suriah menyebabkan Ahmad memproyeksikan rupiah berpotensi melemah pada Kamis (15/4).

Ia memproyeksikan rupiah bergerak di rentang Rp 13.680-Rp 13.800 per dollar AS. (*)

Dikutip dari Kontan.co.id dengan judul : Rupiah cukup stabil meski diwarnai isu geopolitik

Editor: Ernawati
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help