Kriminalitas Tanahlaut

Bandar Judi Online Asal Kurau Utara Ditangkap, Ternyata Pasang Angka di Warung Internet

Warung Internet di Kurau, Kabupaten Tanahlaut, dimanfaatkan Akhmad Rifani (36) melakukan transaksi perjudian online.

Bandar Judi Online Asal Kurau Utara Ditangkap, Ternyata Pasang Angka di Warung Internet
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Inilah ketiga tersangka bandar judi online di wilayah Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut yang diamankan polisi karena meresahkan masyarakat setempat, Rabu (11/4/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI- Warung Internet di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut, dimanfaatkan Akhmad Rifani (36) melakukan transaksi perjudian online.

Itu diakuinya saat ditanyai Kapolres Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan. Sebelumnya Kapolres meragukan ketiga tersangka asal Desa Kurau Utara, Kecamatan Bumimakmur.

"Mana bandar judi kupon. Ini satu tempat. Setor kemana? Situs apa judi onlinenya. Hah, situs King 4D," kata AKBP Sentot Adi Dharmawan, Rabu (11/4/2018).

Kemudian, AKBP Sentot Adi Dharmawan bertanya lagi, apakah pelaku mengetahui internet yang dijawab gelengan kepala oleh tersangka Supiani (55) dan Hamdi (51).

Baca: Seram! Kisah Rumah Berhantu Raditya Dika Makin Parah, Diduga Karena Benda Pemberian Seseorang ini

Dari tiga tersangka pelaku perjudian online itu, memang Akhmad Rifani yang tertawa terus terlihat kedua tersangka ditanyai Kapolres.

Tetsnagka Akhmad Rifani inilah yang mampu mengoperasikan internet sekaligus menghimpun dana.

Dua tersangka lainnya hanya sebagai tukang catat rekap nomor atau pengempul nomor judi angka dari para pembeli judi di wilayah Kecamatan Kurau.

Barang bukti yang diamankan polisi seperti kartu ATM dan buku rekening tabungan dan uang tunai ratusan ribu itu diakui milik tersangka Akhmad Rifani.

Baca: Prabowo Siap Jadi Capres, Ustaz Abdul Somad Malah Posting Foto Capres Ini

Akhmad Rifani juga mengaku menggunakan warung internet jika memasang angka perjudian. Ia dibantu tersangka Supiani dan Hamdi.

Disinyalir musim penghujan di kawasan pertanian itu membuat sebagian oknum warga di Desa Kurau Utara memilih berjudi online.

"Keuntungan dari pemain judi online ini 10 persen dibagikan tersangka AR (Akhmad Rifani). Ketiganya ditangkap bersamaan atas informasi dari masyarakat. Satu pelaku bernama S (Supian) hanya pemain atau pembeli nomor. Ketiganya dikenakan pasal 303 KUH pidana," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved