BanjarmasinPost/

Pilpres 2019

Begitu Menakutkankah Prabowo, Sehingga Banyak Jenderal di Belakang Jokowi? Ini Kata Moeldoko

"Sebenarnya tidak untuk melawan (Prabowo), semuanya warga negara Indonesia kok, jadi kenapa dilawan?"

Begitu Menakutkankah Prabowo, Sehingga Banyak Jenderal di Belakang Jokowi? Ini Kata Moeldoko
ant via kompas.com
Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu (kiri) berdiskusi dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (tengah) dan Panglima TNI Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika menghadiri pembukaan Zikir Kebangsaan dan Rakernas I Majelis Zikir Hubbul Wathon di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (21/2/2018). Rakernas I Hubbul Wathon yang dihadiri ratusan kiai dan ulama se-Indonesia tersebut mengangkat tema Memperkokoh Komitmen Islam Kebangsaan Menuju Orde Nasional. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko tidak setuju jika ada anggapan Presiden Joko Widodo sengaja menempatkan sosok jenderal di posisi strategis pemerintah demi melawan Prabowo Subianto.

"Sebenarnya tidak untuk melawan (Prabowo), semuanya warga negara Indonesia kok, jadi kenapa dilawan? Dalam politik itu yang ada hanya memperkuat, ya pasti ada," ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Rabu (11/4/2018).

"Sekali lagi ya, konteksnya bukan melawan, tapi memperkuat," lanjut dia. Kata "melawan", menurut mantan Panglima TNI tersebut, tidak baik digunakan dalam dunia demokrasi.

Baca: Hasil Liga Champion : Agregat Real Madrid vs Juventus 4-3, Drama Penalti Ronaldo!

"Pengertian itu menurut saya dalam sebuah demokrasi tidak bagus. Jadi jangan ada lawan, sparing partner-lah, kira-kira begitu," lanjut dia.

Presiden Joko Widodo menunjuk sejumlah jenderal purnawirawan di struktur pemerintahannya.

Baca: Fakta-fakta Kehebatan Real Madrid saat Gilas Juventus, No 2 & 5 Ronaldo Memang Luar Biasa!

Mereka adalah Luhut Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Maritim, Sidarto Danusubroto sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Gories Mere sebagai Staf Khusus Presiden, Ryamizard Ryacudu sebagai Menteri Pertahanan, dan Wiranto sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

Belakangan, Presiden Jokowi kembali menunjuk purnawirawan jenderal berada di posisi strategis, antara lain Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden dan Agum Gumelar sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Baca: Cuplikan Gol Real Madrid vs Juventus Leg 2 Liga Champions, Gol Ronaldo Gagalkan Epic Comeback

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help